Menag Batal Sambut Haji Kloter I Jakarta
Sabtu, 06 Jan 2007 18:14 WIB
Jakarta - Tanpa alasan jelas, Menag Maftuh Basyuni tidak nongol di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Sabtu (6/1/2007). Padahal Menag dijadwalkan menyambut kedatangan haji kloter I Jakarta. Takut Pak?Haji Jakarta akhirnya hanya disambut Kakanwil Depag DKI Jakarta.454 Haji ini diangkut dengan pesawat Garuda bernomor GA 7501 dan mendarat dengan mulus sekitar pukul 17.02 WIB.Penyambutan oleh keluarga jamaah haji Jakarta tidak seharu yang terjadi saat kloter I Jabar tiba di Bandara Soekarno-Hatta.Semula kloter I asal Jakarta ini dijadwalkan tiba di Tanah Air pukul 11.00 WIB.Soal keterlambatan ini, salah seorang anggota Amirul Haj yang juga ikut dalam rombongan, Ketua Dewan Fatwa MUI M Ma'ruf Amin, menyatakan, terjadi karena penuhnya jet di Bandara King Abdul Aziz, Arab Saudi."Ada satu gate di Jeddah, seharusnya Saudi untuk Indonesia yang jamaahnya 200 ribu jangan diberi satu pintu, kita nanti usulkan," kata Ma'ruf seraya meminta bandara di Saudi diperluas.Mengenai kasus kelaparan yang terjadi saat jamaah wukuf di Arafah, Ma'ruf menyatakan, terjadi karena adanya pengalihan dari muasasah ke Ana for Development Enterprise."Saya kira pengalihan agar efisien itu tidak boleh mengorbankan jamaah. Ini harus dikaji lagi. Untuk melakukan tindakan itu perlu penelitian, karena memasak bagi Ana Katering bukan sesuatu yang gampang, itu harus di maktab. Sedangkan maktab dikuasasi muasasah," jelas dia.Ma'ruf juga menjelaskan, perlu dilakukan negosiasi ulang dengan muasasah dan meminta kualitas makanan diperbaiki.Karena akibat pelayanan muasasah, jamaah haji Indonesia sering disebut sebagai 'haji buncis'. "Sekarang makan buncis, besok makan buncis lagi. Buncis lagi, buncis lagi. Jadi kualitas makanan harus diperbaiki," sarannya.Soal desakan agar Menag mundur, dia enggan berkomentar. "Itu urusan presiden," tandasnya.Begitu juga dengan rencana class action dari para jamaah. "Itu hak pribadi setiap orang. Kita hanya membuat laporan apa yang terjadi sejak dari Jeddah kembali lagi ke Jeddah," kata dia.
(umi/sss)











































