Kondektur KRL Digorok di Kabin Masinis
Sabtu, 06 Jan 2007 16:39 WIB
Jakarta - Andika C Putro (20) baru 3 bulan menjadi kondektur KRL. Namun nasibnya naas. Dia ditemukan tewas dengan leher tergorok di kabin masinis.Jasad Andika ditemukan Sabtu (6/1/2007) pukul 11.11 WIB oleh para penumpang gerbong 4, KRL 416 Kota-Bekasi di Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur. Dari kabin masinis di gerbong empat, darah mengalir ke gerbong penumpang dan menimbulkan kepanikan."Dia baru saja bertugas di KRL 413 Bogor-Jakarta. Dia tidak pakai baju dinas, karena mau pulang ke Cipinang, dan dia naik ke kabin masinis yang ada di tengah rangkaian," tutur Kahumas Daops I PT KA Akhmad Sujadi saat dihubungi detikcom.Jasad Andika yang beralamat di Jl Raya Podong I RT 6 RW 11, Kelurahan Cipinang Timur, Jakarta Timur, ini langsung dibawa ke kamar jenazah RSCM. Andika tewas dengan luka di leher dan perutnya."Perjalanan Kota-Jatinegara kan tidak sampai 30 menit. Andika pasti dibunuh di tengah perjalanan. Sayang pelaku tidak ketahuan," sesal Sujadi.Keluarga dan rekan sejawat Andika pun membanjiri ruang jenazah RSCM. Menurut Sujadi, dirinya masih mengurus administrasi serah terima jenazah dengan RSCM. PT KA akan menyiapkan uang duka dan santunan untuk putra pertama dari Mulyono ini."Dia dikenal teman-temannya sebagai pria pemalu. Sebagai kondektur, dia sering menegur penumpang yang naik KRL tanpa tiket," kenang Sujadi.
(fay/sss)











































