Rel Patah di Tangerang, PT KA Senewen
Sabtu, 06 Jan 2007 16:17 WIB
Jakarta - Rel kereta api (KA) patah di Km 23+0/1 antara Stasiun Pondok Ranji dan Sudimara, Tangerang. PT KA pun senewen karena ini kasus keempat kalinya dalam satu minggu.Rel KA yang patah di Tangerang terjadi pukul 08.10 WIB, Sabtu (6/1/2007). Rel putus sepanjang 15 cm sempat mengganggu perjalanan KRL 905 dan 907 Rangkas Bitung-Jakarta dan 3 KRL Tanah Abang-Serpong."Kereta sempat lewat dengan kecepatan 5 km/jam. Alhamdulillah, sekarang sudah normal," ujar Kahumas Daops I PT KA Akhmad Sujadi saat dihubungi detikcom.Insiden ini sempat mengakibatkan 6.000 penumpang terpaksa diturunkan di tengah jalan.PT KA, menurut Sujadi, cukup senewen dengan ulah masyarakat yang tinggal di pinggir rel. Dalam minggu pertama di tahun 2007, 4 rel patah karena karat yang diakibatkan sampah buangan warga.Dituturkan dia, tiga insiden sebelumnya terjadi pada 2, 3 dan 4 Januari 2007 di Pasar Gaplok, antara Jatinegara dan Pasar Senen."Tahun 2005 ada 14 kasus, 2006 ada 11 kasus. Di 2007 baru seminggu saja sudah 4 kasus," ujar Sujadi geram.Keseluruhan kasus ini diakibatkan kondisi lingkungan berupa pasar tradisional. Sampah, puing dan gubuk liar merusak drainase rel. Air yang tersumbat dan sampah menimbulkan korosi pada rel dan akhirnya rel itu pun patah.Padahal rel yang patah berukuran R 54 yang termasuk besar. Rel yang berumur 50 tahun ini sudah rusak dalam waktu 5 tahun saja."Kadaops I Jakarta Judarso Widyono sudah ke lokasi. Akhir bulan ini kita akan tertibkan mereka dari pinggir rel. Kita akan kirim dulu surat pemberitahuan," pungkasnya.
(fay/sss)











































