SBY Minta Basarnas Dievaluasi
Jumat, 05 Jan 2007 17:55 WIB
Jakarta - Ada hikmah di balik rentetan bencana alam dan musibah transportasi yang beruntun menimpa Tanah Air belakangan ini. Kesadaran bahwa peralatan dan kemampuan SAR Indonesia masih jauh dari harapan.Karenanya pemerintah berniat melakukan perbaikan menyeluruh. Targetnya adalah memperkuat Satkorlak dan Satlak selaku tim pertama yang melakukan operasi SAR di daerahnya."Banyak peralatan yang dibutuhkan, justru tidak kita punyai. Presiden minta dilakukan evaluasi kemampuan personel dan peralatan Basarnas, demi meminimalkan jumlah korban," kata Seskab Sudi Silalahi di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (5/1/2007).Pernyataannya tersebut merupakan hasil rapat kabinet paripurna membahas bencana alam. Rapat dipimpin oleh oleh Presiden SBY dan Wapres Jusuf Kalla.Kekurangan peralatan yang memadai dan minimnya kemampuan personel SAR di daerah, menyebabkan proses pencarian dan penyelamatan para korban bencana menjadi kurang efektif. Sehingga terlalu banyak korban jiwa jatuh yang seharusnya bisa dihindari sejak awal.Kenyataan ini terungkap dari kinerja SAR dalam berbagai bencana alam. Mulai dari tsunami di NAD sampai banjir di Riau. Termasuk juga kasus tenggelamnya KM Senopati Nusantara dan hilangnya pesawat AdamAir."Rapat evaluasi ini nanti akan dipimpin oleh Bapak Wapres," imbuh Sudi.
(lh/sss)











































