Jalan Berlubang Akibat Banjir, Polres Rohil Jadi Pemandu
Jumat, 05 Jan 2007 16:23 WIB
Pekanbaru -
Personel Polres Rokan Hilir (Rohil), Riau masih berada di lokasi banjir di jalan lintas utara menghubungkan Pekanbaru-Medan. Sebab banjir mengakibatkan badan jalan kian banyak berlubang. Mereka pun menjadi pemandu jalan.Arus lalu lintas Riau menghubungkan Sumut tepatnya di Kecamatan Rantau Bais di Rohil, masih saja terendam air. Jalur paling banyak dilalui kendaraan ini, membuat lubang bertambah banyak di badan tersebut. Malah kedalaman lubang lebih dari 75 cm."Akibat banjir ini, badan jalan semakin banyak yang berlubang. Kendaraan jenis truk dan bus harus berjalan lambat di lokasi tersebut. Ada sekitar 10 km badan jalan yang saat ini masih terendam air," kata Kapolres Rohil AKBP Anang Rivandoko.Banyaknya lubang besar dan dalam di ruas badan jalan tersebut, lanjut Anang, membuat personel Polri masih disiagakan di lokasi banjir. Pihak kepolisian terpaksa berada di tengah badan jalan untuk mengatur kendaraan yang melintas."Anggota kita terpaksa memandu kendaraan yang akan melintas guna menghindari terjebak di dalam lobang. Pemanduan ini terpaksa kita lakukan selama 24 jam nonstop guna kelancaran arus lalu lintas menghubungkan kedua provinsi ini," kata Anang.Selian harus memandu kendaraan, lanjutnya, pihak kepolisian juga memasang rambu-rambu darurat berupa tiang kayu berbalut kain merah yang dipasangkan di posisi jalan yang berlubang. Rambu-rambu darurat ini untuk membantu para sopir menghindari lubang yang dalam."Anggota kita juga mengamankan kendaraan yang tengah parkir untuk silih berganti melintasi jalan yang rusak. Pengamanan ini perlu kami lakukan untuk menghindari aksi kejahatan. Sebab untuk melintas sepanjang 10 km jalan yang terendam air itu paling cepat membutuhkan waktu 4 jam," kata Anang.
(cha/sss)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































