Polri Lembaga Terkorup
Kapolri: Tolong Dicek Respondennya
Jumat, 05 Jan 2007 15:50 WIB
Jakarta - Governance Assessment Survey 2006 yang dilakukan Partnership di 10 provinsi menyebut bahwa Polri adalah lembaga terkorup, diikuti oleh kejaksaan dan pengadilan.Bagaimana reaksi Kapolri Jenderal Sutanto menanggapi hal ini? Berikut petikan wawancara wartawan dengan Kapolri sebelum mengikuti sidang kabinet membahas bencana alam di kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (5/1/2007): Governance Assessment Survey 2006 menuduh Polri satu instansi negara yang paling korup. Tanggapan Anda?Tolong dicek respondennya, benar atau tidak. Kan banyak responden yang jadikan media sumber informasi. Berita di media kan ada yang opini. Misalnya rekening 15 perwira tinggi yang dianggap sudah menjadi berita yang valid. Padahal itu, opini yang dikemukakan. Ternyata tidak seperti itu. Kita tentu terima kasih atas masukan tadi, untuk perbaikan kita ke dalam maupun keluar. Tapi tolong mungkin respondennya supaya lebih akurat. Langkah perbaikan ke dalam seperti apa? Contoh untuk pengadaan barang dan jasa. Ini kita tekankan betul untuk mencegah terjadinya KKN. Misalnya IT yang punya teknologi tinggi masih terbatas tim lelangnya. Di sini kita bisa memanfaatkan antar-rekanan lelang terbuka untuk mereka berkompetisi. Berapa penawaran dari masing-masing, kemudian mereka bisa revisi harga dan kita bisa mendapatkan harga murah dengan kualitas yang terbaik.
(lh/nrl)











































