Katering Haji Mendatang Bisa Tiru Iran
Jumat, 05 Jan 2007 15:24 WIB
Jakarta - Pakai jasa muasasah, pelayanannya buruk dan kemahalan. Pakai Anna Catering, terancam kisruh lagi. Jadi bagaimana rencana Pemerintah untuk pengadaan catering jamaah haji Indonesia mendatang? "Kita lihat nanti. Atau bisa saja kita bisa terapkan cara yang dipakai Iran dan India," jawab Menag Maftuh Basyuni, Jumat (5/1/2007). Hal tersebut disampaikannya pada wartawan seusai mendampingi Tim Investigasi dan Evaluasi Penyelenggaraan Haji 1427 H mendapatkan arahan langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Kantor Presiden, Jakarta. Maftuh memaparkan, untuk pengadaan makanan bagi jamaahnya, Pemerintah Iran dan India tidak menggunakan jasa perusahaan katering lokal Arab Saudi. Melainkan oleh konsorsium perusahaan catering dari masing-masing negara yang melakukan tugas besar itu. Di satu sisi, memang cara ini nampak tidak praktis dan kemungkinan jatuhnya lebih mahal. Tapi pihak pemerintah bisa melakukan kontrol langsung terhadap perusahaan bersangkutan, dan jamaah haji bisa menikmati menu makanan yang lebih sesuai dengan seleranya. Apakah pemerintah akhinya akan menerapkan cara di atas? Bersiaplah wahai pengusaha katering, proyek besar menanti Anda!
(lh/nrl)











































