Katering Haji Bisa Gunakan Cara Iran dan India

Katering Haji Bisa Gunakan Cara Iran dan India

- detikNews
Jumat, 05 Jan 2007 15:09 WIB
Jakarta - Pakai katering jasa muasasah, pelayanannya buruk dan kemahalan. Pakai Ana for Development (AFD), terancam kisruh lagi. Jadi bagaimana rencana pemerintah untuk pengadaan katering jamaah haji Indonesia mendatang? "Kita lihat nanti. Atau bisa saja kita bisa terapkan cara yang dipakai Iran dan India," kata Menag Maftuh Basyuni pada wartawan seusai mendampingi Tim Investigasi dan Evaluasi Penyelenggaraan Haji 1427 H mendapatkan arahan langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (5/1/2007). Maftuh memaparkan, untuk pengadaan makanan bagi jamaahnya, Pemerintah Iran dan India tidak menggunakan jasa perusahaan katering lokal Arab Saudi. Mereka menggunakan konsorsium perusahaan katering dari masing-masing negara yang melakukan tugas besar itu. Di satu sisi, memang cara ini nampak tidak praktis dan kemungkinan jatuhnya lebih mahal. Tapi pihak pemerintah bisa melakukan kontrol langsung terhadap perusahaan bersangkutan dan jamaah haji bisa menikmati menu makanan yang lebih sesuai dengan seleranya. (lh/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads