Larangan Motor Masuk Sudirman-Thamrin Perlu Dikaji

Larangan Motor Masuk Sudirman-Thamrin Perlu Dikaji

- detikNews
Jumat, 05 Jan 2007 13:55 WIB
Jakarta - Usul Gubernur DKI Jakarta mengenai motor dilarang melintas Jalan Thamrin-Sudirman-HR Rasuna Said perlu dikaji lebih dalam. Banyak pengendara motor bekerja di daerah tersebut.Meski masih sebatas wacana, penutupan jalan utama di Jakarta itu untuk kendaraan roda dua perlu dipikirkan pemecahannya terlebih dulu. Mengingat deretan perkantoran banyak di daerah tersebut."Di jalur itu banyak pegawai yang menggunakan motor. Jadi perlu kita pelajari jalur alternatifnya," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Kombes Djoko Susilo, usai salat Jumat, di Mapolda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta, Jumat (5/1/2007).Menurut Djoko, pembatasan kendaraan bermotor di jalan yang terkenal dengan kemacetannya itu bisa dilakukan. Salah satunya dengan melakukan pembatasan kendaraan yang masuk ke ibu kota. "Kendaraan bermotor di Jakarta kebanyakan juga berasal dari Tangerang, Bekasi dan daerah sekitar Jakarta," tambah Joko.Jadi, akar pemasalahan mengenai banyaknya kendaraan bermotor yang melintas di Jakarta perlu dipelajari lebih dalam.Berdasarkan data yang dimiliki Ditlantas, pertumbuhan motor di Jakarta sangat tinggi. Hingga saat ini, 1.220 hingga 1.500 motor memenuhi jalan-jalan di Jakarta. "Hal itu memang membutuhkan pengaturan," pungkasnya. (ana/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads