detikPolling
Alda Berakhir di Awang-awang
Jumat, 05 Jan 2007 13:01 WIB
Jakarta - Kematian Alda Risma menyentak. Biduanita cantik ini tewas akibat overdosis. Teman prianya, Ferry Surya Prakasa, diburu dan ditangkap. Kasus berbelok jadi malpraktek. Hasil detikPolling menganggap kasus Alda bakal berakhir di awang-awang.Polling dibuka pada 21 Desember 2006 pukul 11:25:25 WIB. Pertanyaan yang muncul adalah: Bagaimana akhir kisah kasus kematian penyanyi Alda Risma?. Ada dua jawaban yang bisa dipilih, yakni "mengambang" dan "tuntas".Hasil polling hingga Jumat (5/1/2007) pukul 13.00 WIB, 1.736 suara telah masuk. Dari total responden, 1.502 suara (86,52%) memilih mengambang, 234 suara (13,48%) memilih tuntas. Selisihnya cukup banyak, yakni 73,04 persen.Alda mengalami overdosis di kamar 432 Hotel Grand Menteng pada 12 Desember 2006. Pelantun "Aku Tak Biasa" ini dilarikan ke RS Mitra Keluarga Internasional. Namun nyawa Alda tak tertolong.Jasad perempuan yang paling membanggakan payudara indahnya itu kemudian dilakukan otopsi luar di RSCM. Ada 25 bekas suntikan di tubuhnya. Alda dinyatakan tewas akibat overdosis.Polisi kemudian melacak Ferry berdasarkan rekaman CCTV hotel. Entah bagaimana, kisahnya berbelok menjadi kasus malpraktek kecantikan. Disebutkan, suntikan di tubuh Alda merupakan obat kosmetik. Ferry kemudian ditangkap di Singapura.Spekulasi menyebutkan banyak mafia narkoba yang terlibat dalam kasus kematian Alda. Penangkapan Ferry dilakukan setelah ada deal tidak mengganggu mafia yang terlibat. Namun polisi membantahnya.Meski demikian polling ini tidak bersifat ilmiah dan hanya mencerminkan opini para pembaca detikcom yang berpartisipasi dalam detikPolling.
(sss/nrl)











































