Penjaga Toko Ikut Jadi Korban Serudukan Kontainer di Cimahi
Jumat, 05 Jan 2007 12:54 WIB
Bandung -
Kontainer naas yang mengangkut 20 ton sayur di Cimahi, Bandung, tidak hanya menewaskan sopir dan kernetnya, tapi juga membuat seorang penjaga toko terluka parah. Dari data yang dihimpun, jumlah rumah di Desa Sukaresmi, Citeureup, Cimahi, Bandung yang hancur diseruduk sekitar pukul 02.00 WIB, Jumat (5/1/2007) juga bukan tiga rumah tapi lima rumah.Sebelumnya, kontainer menabrak Suzuki Carry pick up milik salah seorang warga yang sedang diparkir di pinggir jalan dan mngakibatkan bagian depan Carry hancur.Menurut keterangan warga, peristiwa ini merupakan kecelakaan beruntun. Sebab setelah menabrak Carry, kontainer sempat menabrak pohon besar hingga tumbang mengenai tiang telepon. Tiangtelepon tersebut kemudian menimpa rumah toko (ruko) hingga gentengnya hancur dan atap ruko runtuh. Genteng yang runtuh itu selanjutnya menimpa 5 rumah di sampingnya secara beruntun."Bunyinya keras seperti gempa, orang-orang pada kaget semua," ujar salah satu pegawai toko tersebut, Atip.Atip baru tersadar ternyata bukan gempa bumi yang terjadi setelah melihat body kontainer itu. Tubuhnya lemas setelah mengetahui kawannya, Antis Sutisna ikut menjadi korban.Entis mengalami luka parah di bagian kepalanya setelah tertimpa genteng. Saat ini korban sedang dalam penanganan dokter.Berdasarkan keterangan dari warga sekitar, diduga kontainer ini melaju dari arah Cisarua-Lembang dan mengalami rem blong sehingga mobil tidak bisa dikendalikan ketika melewati jalan yang menurun.Polsek Cimahi yang menangani kecelakaan ini juga masih belum bisa memastikan penyebab kecelakaan.Sampai saat ini korban tewas bernama Asron Aritonang (30) yang menyopiri kontainer itu dan kernet Indro Siagian (31) masih berada di kamar jenazah Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.Kontainer yang rencananya akan mengirim sayuran ke Cimahi tersebut sudah diderek ke Polsek Cimahi, yang lokasinya tidak jauh dari tempat kecelakaan itu.
(ern/umi)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































