Sohib Maftuh Masuk Tim, Usut Katering Haji Tak Efektif
Jumat, 05 Jan 2007 12:07 WIB
Jakarta -
Pembentukan tim investigasi untuk menyelidiki kisruhnya penyaluran makanan jamaah haji dinilai tidak akan efektif. Sebab yang berada dalam tim tersebut adalah orang dekat Menteri Agama Maftuh Basyuni."Di Indonesia terlalu banyak tim dibuat. Itu tidak akan efektif, karena yang masuk dalam tim itu dikenal sebagai think tank-nya Pak Maftuh," kata Ketua PAH III Nusran Joher di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (5/1/2007).Rencananya tim investigasi itu akan dipimpin mantan Menteri Agama Tolchah Hasan dan Irjen Depag Qodry Azizy selaku sekretaris. 7 Anggotanya akan diambil dari unsur Deplu, Depag, MUI, Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia, Lembaga Kajian Haji Indonesia, dan tokoh masyarakat.Menurutnya, untuk memperbaiki pelaksanaan ibadah haji diperlukan revisi terhadap UU 17/1999 tentang Penyelenggaraan Ibadah haji. Revisi itu untuk menerapkan prinsip-prinsip manajemen modern, serta penerapan asas-asas transparansi dan akuntabilitas."Kalau perlu seluruh biaya pemerintah dalam pelaksanaan ibadah haji dianggarkan melalui APBN, bukan dari BPIH," jelasnya.Mengenai dugaan sabotase, lanjut dia, hal itu sangat kecil kemungkinannya. Pemilik katering merupakan pengusaha kaya raya di Arab Saudi.Ditambahkan Wakil Ketua DPD La Ode Ida, kasus tersebut harus diusut hingga tuntas. Menurutnya, seluruh jajaran di Departemen Agama harus bertanggung jawab, apakah Menteri Agama, Dirjen Haji, atau Kepala Urusan Haji yang ada di Arab Saudi."Sekarang tidak usah mencari kambing hitam karena kambingnya sudah jelas. Kita harapkan pihak Depag tidak arogan," tandasnya.
(ary/sss)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































