Pelayaran Dilarang, Wisatawan Karimunjawa Drop 90 Persen
Jumat, 05 Jan 2007 07:46 WIB
Karimunjawa - Pemberlakukan larangan pelayaran di daerah perairan Karimunjawa menyebabkan jumlah wisatawan menurun drastis hingga 90 persen. Pengusaha hotel dan penginapan hanya bisa pasrah.Memang untuk mencapai Kepulauan Karimunjawa, sarana transportasi utama adalah kapal cepat atau kapal motor yang berangkat dari Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang dan dari Jepara lewat Pelabuhan Kartini dengan waktu tempuh 3-5 jam.Untuk wisatawan yang berkocek tebal terutama wisatawan asing, perjalanan bisa dipersingkat menjadi 35 menit dengan menggunakan pesawat sewa jenis CASSA 212 dari bandara Ahmad Yani, ke lapangan udara Dewadaru, Karimunjawa. Ketika larangan berlayar diberlakukan, kontan saja hampir tidak ada wisatawan yang mendatangi daerah ini."Sekarang tamu sepi, mereka takut dengan cuaca buruk ditambah lagi ada larangan berlayar. Padahal cuma kapal Kartini satu-satunya transportasi yang mengantar mereka ke sini," keluh resepsionis Hotel KarimunjawaInn, Abdullah kepada detikcom ketika dihubungi via telepon, Jumat (5/01/2007).pada hari biasa, rata-rata puluhan wisatawan bisa datang ke Karimunjawa, dan tiap harinya hotel Karimunjawa Inn menerima tamu sekitar 36 orang. Namun sekarang hampir tidak ada satupun tamu."Mau apalagi, kita cuma bisa pasrah," tutup Abdullah.
(lis/bal)











































