Jalan Gunung Sahari Banjir, Lalu Lintas Tersendat
Kamis, 04 Jan 2007 17:01 WIB
Jakarta - Sebagian Jalan Gunung Sahari di depan WTC Mangga Dua, Jakarta Utara, digenangi air setinggi 40 cm. Setiap kendaraan bermotor yang melewati kawasan langganan banjir itu terpaksa berjalan pelan dan hati-hati.Selain Jalan Gunung Sahari, kondisi serupa juga terjadi di Jalan Mangga Dua dan RE Martadinata yang bersilang dengan Jalan Gunung Sahari. Namun genangan airnya hanya sekitar 20 cm. Kondisi ini diperkirakan terjadi sejak pukul 10.00 WIB, Kamis (4/1/2007).Pantauan detikcom, di Jalan Gunung Sahari terlihat beberapa mobil jenis sedan yang mogok karena mesinnya terkena air. Bahkan sempat sebuah mobil Suzuki APV yang memiliki rangka yang lebih tinggi dari sedan ikut didorong oleh pemiliknya.Macet tak bisa dihindari. Macet semakin parah karena persis di dekat perempatan RE Martadinata-Gunung Sahari-Ancol sedang dibangun tiang pancang fly over.Polisi langsung bertindak sigap atas situasi ini. Polres Jakarta Utara mengalihkan kendaraan umum dari Jalan RE Martadinata yang hendak memasuki Jalan Gunung Sahari ke kiri memasuki Pademangan.Air Laut PasangDiduga genangan air bersumber dari luberan Kali Ciliwung yang bermuara tidak jauh dari Jalan Gunung Sahari. Kali Ciliwung meluber karena pada pukul 10.00 WIB terjadi pasang naik air laut yang hanya berjarak 1 km dari Jalan Gunung Sahari."Air laut memang pasang sejak pukul 10.00 tadi, pasangnya juga tidak terlalu tinggi, tidak sampai 1 m. Hanya 40 cm," ungkap Direktur Personalia dan Umum Pelabuhan Tanjung Priok Edi Siswanto saat dihubungi detikcom. Edi menjelaskan ketika pasang naik, daerah-daerah yang lebih rendah di sekitar pantai utara Jakarta akan terendam air. "Misalnya daerah Warakas, Sungai Bambu dan Rawa Badak. Walau begitu, pelayaran kapal tidak terganggu," jelas Edi.Sebelumnya, BMG mengimbau warga Pulau Jawa, Bali, Sulawesi, NTB dan Maluku, hati-hati berlayar. Sebab, badai Isobel yang terjadi di pantai barat Australia akan bergerak dari Benua Australia dan bakal menghantam wilayah-wilayah laut tersebut. Badai itu akan disertai gelombang tinggi.
(aba/nrl)











































