Pilkada DKI Telan Rp 124 M, Coblosan Digelar Agustus
Kamis, 04 Jan 2007 16:56 WIB
Jakarta - Pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta tahun 2007 membutuhkan dana Rp 124 miliar. Dana itu sudah disahkan DPRD DKI Jakarta."Dana baru akan dikeluarkan pada April 2007," kata Pelaksana Tugas Ketua KPUD DKI Jakarta Juri Ardiantoro di kantornya, Jalan Budi Kemuliaan, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (4/1/2007).Untuk Pilkada DKI Jakarta putaran kedua, menurut dia, KPUD DKI Jakarta akan mengajukan anggaran sebesar Rp 77 miliar. Anggaran tersebut diharapkan dapat keluar pada Anggaran Belanja Tambahan (ABT) yang akan disahkan pada Juni mendatang.Ketika ditanya mengenai jumlah pemilih, Juri menjawab akan keluar setelah 31 Maret 2007."Kita prediksi jumlahnya itu 5 juta pemilih. Selisihnya pada Pilpres putaran I itu 1,1 juta penduduk," ujarnya.JadwalJuri menjelaskan pendaftaran calon Pilkada DKI dibuka akhir Mei. Penetapan calon akhir Juni. Kampanye pada 13 Juli dengan waktu kampanye 14 hari dan masa tenang 3 hari. Sedangkan pencoblosan digelar awal Agustus dan dilakukan pada hari libur atau hari biasa yang diliburkan. Penetapan pemenang Pilkada September 2007.Nah, pada 6 Oktober akan diangkat pejabat gubernur DKI Jakarta mengingat jabatan Sutiyoso telah berakhir. "Sudah pasti bukan Sutiyoso lagi, kerena dia sudah dua kali menjabat sebagai penjabat sementara gubernur," ujar Juri.Namun sebelumnya, lanjut dia, DPRD DKI Jakarta akan mengirimkan surat sebagai tanda Pilkada DKI Jakarta dimulai 6 Mei dan masa jabatan gubernur sudah habis.
(aan/nrl)











































