Kisah Solikin Menolong 80-an Penumpang KM Senopati

Kisah Solikin Menolong 80-an Penumpang KM Senopati

- detikNews
Kamis, 04 Jan 2007 16:14 WIB
Rembang - Solikin (29) senang bisa menyelamatkan 22 penumpang KM Senopati yang terapung-apung di perairan Rembang. Namun dia juga sedih, karena Nahkoda KM SB Prima 5 itu tidak bisa mengevakuasi semua korban. Dia terpaksa meninggalkan 60-an penumpang lain saat mereka meminta tolong. "Saya tidak bisa mengungkapkan perasaan saat melihat mereka terapung sambil melambaikan tangan. Saya tak bisa menolong lebih banyak lagi," kata dia ketika ditemui di rumahnya, kampung nelayan Tasik Agung, Rembang, Kamis (4/1/2007). Solikin mengisahkan, pada 31 Desember 2006 lalu, dia dan 11 ABK hendak pulang setelah hanya berhasil membawa 20 basket (1 basket setara dengan 25 kg) ikan. Sekitar 49 mil di perairan Rembang, ia melihat benda terapung berwarna merah. "Ternyata, itu manusia. Jumlahnya banyak. Mereka tersebar. Kemudian saya minta ABK menyelamatkan orang-orang tersebut," jelas dia. Proses penyelamatan pun dilakukan dengan cara yang cukup aneh. Penumpang ditabrak kapal, kemudian ABK menepi dan mengangkat tangan orang-orang naas tersebut. Kalau tak berhasil, orang-orang itu pun ditinggalkan. Bapak dua anak itu menjelaskan, jika tak ditabrak, maka penumpang Senopati itu bakal menjauh, karena ombak sangat besar. Solikin dan ABK sempat membuang 20 ton es batu agar beban kapalnya berkurang. "Kalau tidak membuat barang, bisa-bisa kapal saya juga ikut karam. Ombak sangat besar. Dalam satu dua detik, orang yang terlihat bisa hilang tak ketahuan ke mana arahnya," katanya. Setelah berhasil menyelamatkan 22 orang, Solikin mengontak Keamanan Laut (kamla) Rembang. Pihaknya minta kamla menuju perairan untuk menyelamatkan 60-an penumpang Senopati. Dari informasi Solikin itulah, diperkirakan muncul isu adanya 60-an mayat yang akan dikirim ke Rembang, 1 Januari lalu. Padahal petugas Kamla dan SAR batal berangkat karena cuaca sangat buruk. 60-an orang itu pun tak diketahui di mana sekarang berada. (try/asy)


Berita Terkait