Trauma KM Senopati dan AdamAir, Nelayan Jatim Libur Melaut
Kamis, 04 Jan 2007 15:47 WIB
Pasuruan - Akibat cuaca buruk, sebagian besar nelayan di pesisir Jawa Timur libur melaut. Selain takut digulung ombak, mereka pun trauma dengan kejadian yang menimpa KM Senopati Nusantara dan pesawat AdamAir.Kondisi ini dapat dijumpai mulai dari Pacitan, Pasuruan, Probolinggo, Lamongan, Gresik, Tuban dan pesisir laut selatan Jawa Timur lainya. Di tempat ini, mudah menemukan puluhan perahu yang dibiarkan tertambat, bahkan ditarik ke darat."Meski kita nelayan, kita juga takut cuaca buruk dan ombak besar. Kapal besar (KM Senopati) saja tenggelam, apalagi perahu," ujar Supaat (35), seorang nelayan Pasuruan, saat ditemui detikcom, Kamis (4/1/2007).Para nelayan terpaksa menunggu cuaca kembali membaik. Untuk mengisi waktu mereka memilih memperbaiki perahu dan jaring."Kita semua praktis tidak mendapat penghasilan. Daripada dapat musibah, lebih baik istirahat dulu," kata Ahmad (40) yang sudah seminggu tidak melaut di Pelabuhan Rakyat Gresik.Demi menyambung hidup, banyak nelayan yang terpaksa beralih profesi. Di Pasuruan, banyak nelayan yang mencari cacing laut untuk umpan pancing. Sementara nelayan di Probolinggo berjualan layang-layang Rp 5.000-Rp 35.000, tergantung ukuran dan model."Hasilnya lumayan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Kita bisa dapat untung 50.000 per hari," ungkap Noval (29).
(fay/nrl)











































