Nakhoda KM Senopati Nusantara Ditemukan Masih Hidup
Kamis, 04 Jan 2007 14:32 WIB
Surabaya - Wiratno (53) ditemukan aparat TNI AL bersama 11 penumpang KM Senopati Nusantara lainnya di Pulau Bawean, Gresik. Setelah ditelusuri, Wiratno merupakan nakhoda kapal naas yang tenggelam di Pulau Mandalika, Jepara, Jawa Tengah itu. Kepastian Wiratno sebagai nakhoda kapal disampaikan Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Komando Armada Timur (Koarmatim) TNI AL Letkol Laut Tony Syaeful di ruang Dispen Koarmatim, Surabaya, Kamis (4/1/2007). Namun, keberadaan Wiratno saat ini masih dirahasiakan TNI AL, dengan alasan keamanan dan kesehatan. Adanya kepastian bahwa Wiratno merupakan nakhoda KM Senopati, kata Toni, didapatkan dari salah satu pimpinan PT Prima Vista, perusahaan yang mengoperasikan kapal ini. "Tadi pagi, TNI AL sudah menghubungi Prima Vista dan salah satu pimpinannya membenarkan bahwa Wiratno adalah nakhoda," kata Toni. Toni ditemukan masih hidup, namun perlu perawatan serius. Sayangnya, Toni masih belum mau membeberkan di RS mana Wiratno dirawat. "Sekarang, dia masih dalam perawatan," ujar Toni. Dia berharap agar wartawan tidak menemui Wiratno dulu, karena masih belum memungkinkan untuk memberikan keterangan. Selain itu, keberadaan Wiratno dirahasiakan, karena menjadi saksi kunci kasus karamnya kapal yang membawa sekitar 500 penumpang itu. Rencananya, TNI AL akan menyerahkan Wiratno bila sudah sehat ke Dinas Perhubungan. Informasi yang dihimpun detikcom, Wiratno berhasil ditemukan KRI Hiu saat melakukan penyisiran di rig pengeboran minyak lepas pantai, sekitar Pulau Bawean, Gresik, Rabu (3/1/2007) dini hari. Saat ditemukan, Wiratno bersama 12 penumpang KM Senopati. Karena KRI Hiu tidak bisa merapat ke rig, KRI Hiu menghubungi tug boat Kharisma untuk mengevakuasi para korban.
(asy/nrl)











































