SBY Minta Pemda Tingkatkan APBD Pendidikan
Rabu, 03 Jan 2007 19:04 WIB
Jakarta - Pemerintah Kotamadya Tangerang dinilai membuat terobosan dengan mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar 42 persen dalam APBD. Pemda lain diminta mencontoh kebijakan itu. "Sekarang Tangerang, tentunya saya ingin mendengar nanti kabupaten dan kotamadya lain melakukan hal sama. Bagaimana bisa memberikan alokasi anggaran yang tepat, pantas dan tinggi dalam peningkatan kualitas pendidikan daerah masing-masing," kata Presiden SBY. Permintaan itu disampaikan ketika meresmikan 220 gedung sekolah yang dibangun dan direnovasi serentak di 13 kecamatan di wilayah Tangerang. Acara ini dipusatkan di kompleks SDN V, X dan XVI, Cibodas, Perumnas I Karawaci, Tangerang, Rabu (3/1/2007). Pengadaan 220 unit sekolah yang dilaksanakan sejak Juni 2006 ini, menelan dana Rp 315 milyar. Dana sebesar itu sepenuhnya diambil dari APBD Tangerang, tanpa menarik pungutan tambahan kepada orang tua siswa. Alokasi anggaran pendidikan 42 persen dalam APBD merupakan yang terbesar dibanding daerah-daerah lain. Sejauh ini penggunannya masih terbatas infrastruktur sekolah, belum mencakup anggaran untuk peningkatan gaji guru di Tangerang. Lebih lanjut SBY menyatakan, pemerintah terus berusaha meningkatkan alokasi anggaran pendidikan sebesar 20 persen dalam APBN secara bertahap. Diakuinya, dana sebesar Rp 44 trilyun yang kini dialokasikan belum memenuhi amanah UUD 45, tapi merupakan yang terbesar dibandingkan departemen lainnya. Pemerintah berkomitmen, berapa pun anggaran yang tersedia akan dioptimalkan untuk pengadaan infrastruktur pendidikan. Dengan demikian tidak saja memudahkan akses pendidikan bagi seluruh rakyat seperti pendidikan murah untuk rakyat, tapi juga meningkatkan kualitasnya. "Kalau pendidikan makin murah, sebagai contoh perbaikan sekolah tiap tahunnya tidak perlu mencari dana dari orang tua dan memberatkan pihak lain. Tapi bisa menggunakan anggaran yang ada, otomatis biayanya lebih murah," paparnya.
(fay/fay)











































