Ical: Jangan Ada Korban Banjir di Riau Kelaparan

Ical: Jangan Ada Korban Banjir di Riau Kelaparan

- detikNews
Rabu, 03 Jan 2007 19:00 WIB
Pekanbaru - Menko Kesra Aburizal Bakrie mengingatkan kepada Gubernur Riau agar korban banjir di Riau jangan sampai ada yang kelaparan. Bila suatu daerah terisolir, maka pengiriman bahan makanan harus menggunakan heli. Penegasan itu dia sampaikan Ical -- panggilan karibnya -- di Pangkalan Udara (Lanud) Pekanbaru, Rabu (3/1/2007) saat meninjau lokasi banjir di Riau. Sebelumnya Menko Kesra mengunjungi Aceh dan Sumut. Dia menjelaskan, bila Aceh dan Sumut saat ini memasuki pascabanjir, di Riau banjir masih tetap berlangsung. Karena itu dia meminta kepada Gubernur Riau Rusli Zainal untuk tanggap dalam mengantisipasi korban banjir. "Saya tidak ingin korban banjir di Riau ini yang mengeluh tidak makan karena daerahnya terisolir. Apapun caraya, bantuan harus sampai ke tangan penduduk, sekalipun menggunakan heli. Saya tahu pengiriman bantuan dengan heli itu mahal, tapi demi kemanusian ini harus dilakukan," kata Ical. Sehubungan laporan Gubernur Riau bahwa saat ini kekurangan tenda untuk pengungsi, maka pihaknya akan segara memberikan bantuan tenda posko untuk pengungsi. Tenda-tenda ini akan diusahakan dari provinsi lainnya. "Saat ini kita akui tenda untuk pengungsi Depsos sudah habis. Karena itu saya akan usahakan untuk menambah tenda untuk pengungsi ini dari provinsi lainnya. Dan tenda ini akan segara kita kirimkan ke Riau," kata Ical. Dia juga mengingatkan agar Dinas PU Riau harus segera memberikan bantuan untuk pengadaan air bersih. Karena setiap korban banjir pastilah sangat membutuhkan air bersih selama di pengungsian. "Saya minta pihak PU Riau untuk membuatkan sumur bor di daerah pengungsi. Saya yakin korban banjir di Riau sangat membutuhkan air bersih. Jadi tolong jangan lupa PU Riau membantu tim Sakorlak yang ada saat ini," tegas Ical. Dia juga mengingatkan agar tim medis selalu standby di lokasi pengungsi banjir. Hal itu sangat diperlukan mengingat masyarakat sangat membutuhkan obat-obatan. Termasuk juga bantuan pendamping ASI bagai balita yang turut menjadi korban banjir. "Tim medis di Riau harus siaga dalam penanganan pengungsi banjir," tegas Ical. (cha/nrl)


Berita Terkait