Hidayat: Eksekusi Saddam Dapat Munculkan Teroris Baru

Hidayat: Eksekusi Saddam Dapat Munculkan Teroris Baru

- detikNews
Rabu, 03 Jan 2007 13:36 WIB
Jakarta - Eksekusi terhadap mantan Presiden Irak Saddam Hussein terus menuai kritik dari belahan dunia. Eksekusi tersebut selain menghadirkan kekecewaan bagi rakyat Irak, juga dapat memunculkan terorisme baru. "Ini benih-benih kuat munculnya kekerasan terorisme dan ekstrimitas di dunia Islam," kata Ketua MPR Hidayat Nur Wahid usai bertemu dengan Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi di Gedung PBNU, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (3/1/2007).Hidayat menjelaskan, penggantungan terhadap Saddam menunjukkan ketidakadilan."Saddam Hussein memang salah dalam mengambil kebijakan yang menyebabkan matinya ratusan rakyat Irak. Tapi kenapa matinya ratusan ribu rakyat di Afghanistan oleh Amerika tidak ada yang mempermasalahkannya," kritik Hidayat.Hidayat juga mencontohkan, ketidakadilan serupa juga terjadi di dunia Islam akibat kebijakan global yang memihak, seperti di Bosnia. "Tidak kurang dari 300 ribu lebih rakyat yang mati akibat kebijakan pemerintah Serbia. Juga tidak ada hukuman gantung pada mereka yang mengambil kebijakan," keluh Hidayat.Hidayat mengusulkan kepada pemerintah Indonesia agar mengajak negara-negara Islam dalam membangun komitmen baru untuk menekan agar negara adikuasa lebih adil dalam melihat berbagai persoalan di dunia Islam.Sementara itu Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi menambahkan agar tokoh-tokoh Islam di dunia melakukan tindakan nyata untuk mencegah meluasnya konflik sektarian di Irak pascaeksekusi."Eksekusi seperti itu malah mengesankan Islam sebagai agama yang kejam dan menjadi amunisi untuk terjadinya perang saudara. Jadi yang diuntungkan sebenarnya adalah yang menjajah Irak itu," jelas Hasyim. (mly/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads