Laut Seram Mengganas, Kapal-kapal Stop Berlayar

Laut Seram Mengganas, Kapal-kapal Stop Berlayar

- detikNews
Rabu, 03 Jan 2007 11:26 WIB
Ambon - Cuaca buruk masih melingkupi perairan di kawasan Maluku. Di Laut Seram, ombak semakin mengganas. Kapal-kapal motor pun menghentikan pelayarannya. Hingga pukul 12.00 WIT, Rabu (3/1/2007) tidak dijumpai satu pun kapal motor di laut.Padahal biasanya, kapal-kapal motor dari Pulau Seram sudah merapat ke Pelabuhan Hitu sekitar pukul 10.00 WIT.Pemandangan serupa terlihat di Pelabuhan Hitu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah. Pelabuhan Hitu merupakan tempat persinggahan kapal motor dari dan ke Pulau Seram.Sejumlah warga yang hendak pulang ke Pulau Seram membatalkan niatnya. "Lihat ombak besar seperti ini dan angin yang kencang, saya tidak mau berangkat. Lebih baik ikhtiar daripada terjadi sesuatu," ujar Ali Waliulu, warga Desa Luhu, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat.Ganasnya Laut Seram juga membuat Tahir Silouw, Kepala Dusun Katapang, Seram Barat, tidak mau mengambil risiko. "Lebih baik balik ke Ambon. Tunggu sampai kondisi cuaca lebih baik," katanya.Di Pelabuhan Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten MalukuTengah juga terlihat kondisi serupa. Sejumah pengemudi speed boat, membatalkan niatnya memuat penumpang, karenaombak yang mengganas sejak pagi. "Lebih baik tidak dapat rezeki daripada celaka," cetus Mahmud Tuanaya, pengemudi speed boat rute Desa Tulehu-Desa Kailolo,Kecamatan Pulau Haruku, Maluku Tengah.Selain kapal motor penumpang, sejumlah kapal ikan juga memilih parkir di Pelabuhan Tulehu. "Sejak tiga hari ini, cuaca kurang baik. Makanya kami belum berlayar," tutur Ahmad Nahumarury.Tim SAR Tetap MelautSementara ganasnya ombak di perairan Maluku tidak menyurutkan nyali tim SAR Ambon yang melakukan pencarian korban hilang tenggelamnya speed boat rute Desa Latu (Kabupaten Seram Bagian Barat)-Desa Kulur (Maluku Tengah) Selasa 2 Januari.Selain tim SAR Ambon, tim Polres Seram Bagian Barat dan Polair dengan menggunakan speed boat juga terus melakukan penyisiran di antara perairan Desa Latu menuju Saparua. "Kami sudah kerahkan tim untuk melakukan pencaharian. Dan hingga siang ini belum ada tanda-tanda penemuan terhadap dua korban hilang,' tutur Kapolres Seram Bagian Barat AKBP Didik Widjanarko.Korban hilang adalah Ismail Salampessy, ABK speed boat naas itu. Sementara satu korban lainnya belum diketahui identitasnya. (han/umi)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads