Awas, Pesawat dan Kapal Jangan Lewati Flores dan Sumba!
Rabu, 03 Jan 2007 10:04 WIB
Kupang -
Cuaca buruk melanda kawasan Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (3/1/2006). Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Stasiun Eltari Kupang meminta agar tidak ada aktivitas penerbangan dan pelayaran di sekitar Laut Flores, laut Sumba, laut Sawu, dan beberapa perairan lainnya di NTT. Peringatan ini disampaikan Kepala BMG Stasiun Eltari Kupang Albertus Kusbagio saat dihubungi detikcom, Rabu (3/1/2006). Menurut Kusbagio, peringatan ini dikeluarkan sebagai bentuk kewaspadaan atas kemungkinan terjadinya badai akibat angin kencang berkecepatan sekitar 50 km/jam di perairan-perairan rersebut. Saat ini, angin kencang ini telah mengakibatkan gelombang laut yang cukup tinggi, mencapai 4 meter lebih. Karena itu, sebaiknya kapal tidak berlayar di perairan-perairan tersebut untuk menghindari kecelakaan. "Hasil pantauan satelit menunjukkan angin kencang bergerak dari pulau Jawa bagian timur menuju ke Flores dan Sumba. Kecepatan angin rata-rata 50 km/jam dan membentuk pusaran di Pulau Sumba, sehingga mengakibatkan hujan deras dan cuaca ekstrim, sehingga berbahaya bagi pelayaran dan penerbangan," kata Subagio.Peringatan agar tidak melakukan penerbangan dan pelayaran ini berlaku hingga cuaca normal kembali. Sementara itu, cuaca di Kupang, tampak cerah. Aktivitas penerbangan di Bandara Eltari Kupang juga berjalan normal.
(asy/ana)










































