Si Bungsu Sempat Minta Dibuatkan Cumi Pedas
Selasa, 02 Jan 2007 18:06 WIB
Jakarta - Salah satu korban pesawat AdamAir, pramugari Nining Iriyani (23) sempat meminta ibunya untuk membuat makanan kesukaannya, cumi pedas. Si bungsu dari 7 bersaudara ini pun dikenal sangat perhatian dengan keluarganya.Hal tersebut dituturkan kakak Nining, Milawati di rumahnya, Jl Sukamulya II No 20 RT 02 RW 05, Kelurahan Sukasari, Tangerang. Banten, Selasa (2/1/2007). Menurutnya, sebelum berangkat ke Manado, Nining baru saja tiba dari Batam."Sebelum pulang dari Batam, dia juga sempat meminta masakan favoritnya, cumi pedas. Tapi ibu lupa. Dan sebelum berangkat lagi ke Manado, dia juga meminta hal yang sama," tutur Milawati.Mila menjelaskan, adiknya itu pernah kuliah di Interstudi di Jakarta. Namun belum lulus. "Dia keburu kerja di AdamAir awal 2005," ujarnya.Mila mengisahkan, adiknya itu merupakan anak yang paling perhatian dengan keluarganya. "Dia sering beliin oleh-oleh untuk keluarganya. Setiap sebelum pulang, dia juga sering telepon ke rumah. Nanya kabar dan nanya mau dibeliin apaan," ujarnya.Nining, lanjut Mila, sebelum berangkat ke Manado juga menanyakan cincin miliknya yang terbuat dari emas putih. Padahal cincin itu sudah lama disimpan ibunya dan Nining pun tidak pernah menanyakannya lagi."Cincin itu pernah ketinggalan di kamar mandi dan disimpan ibunya. Tadinya dia tidak pernah menanyakan cincin itu," ujarnya yang ditemani ibunya, Nuriyah (55), yang tiba-tiba matanya berkaca-kaca.Mila menjelaskan, kabar mengenai kecelakaan pesawat AdamAir itu datang dari pacar Nining, Riko. Riko pun sempat menanyakan keadaan ini kepada paranormal."Riko waktu dengar kabar pesawat AdamAir hilang, langsung menghubungi paranormal. Setelah itu dia menghubungi saya. Katanya paranormalnya bisa ngomong dengan Nining. Dan pada saat itu Nining cuma omong 'uh', setelah itu Nining pingsan," jelas Mila menirukan Riko.Menurut cerita Riko, lanjutnya, pada saat malam Tahun Baru, Nining minta ke Jakarta untuk melihat kembang api sebelum pulang ke mess AdamAir. Namun Nining terlihat tidak banyak berbicara."Tumben-tumbenan dia tidak banyak ngomong," ujarnya.Menurut Mila, hingga saat ini pihak keluarga masih belum mengetahui keadaan Nining, apakah tewas atau dalam keadaan selamat. Untuk mengetahui kondisi adiknya itu, kakak tertua Nining, Eti Triwati bersama suaminya, Marwan, terbang ke Makassar."Mereka terbang tadi pagi. Riko juga rencananya akan ke Makassar," jelasnya.
(ary/sss)











































