Curah Hujan Tinggi, Waspadai Penerbangan & Longsor di Bandung

Curah Hujan Tinggi, Waspadai Penerbangan & Longsor di Bandung

- detikNews
Selasa, 02 Jan 2007 17:58 WIB
Bandung - BMG Bandung mencacat curah hujan di Bandung pada bulan Desember sudah mencapai 500 milimeter dengan kecepatan angin hingga 30 knot. Angka ini tertinggi dalam 10 tahun terakhir sehingga masyarakat yang berada di daerah rawan longsor harus waspada begitu juga penerbangan.Demikian disampaikan Kepala BMG Bandung Hendri Surbakti saat ditemui di ruang kerjanya di Jalan Cemara Bandung, Selasa (2/1/2007). Menurutnya, Desember hingga Februari mendatang, curah hujan akan tetap tinggi disertai tingginya kecepatan angin."Normalnya curah hujan tertinggi itu sekitar 280 milimeter dengan kecepatan angin paling tinggi 15 knot. Tingginya curah hujan saat ini hingga 500 mm paling tinggi dalam 10 tahun terakhir," katanya.Musim kemarau yang cukup panjang dan curah hujan yang tinggi, lanjutnya, berpotensi menimbulkan bencana seperti longsor dan banjir. Hal ini pun cukup berbahaya bagi sektor penerbangan karena akan mengganggu terbangnya pesawat."Kondisi cuaca ini akan berlangsung hingga 6 Januari. Jadi kami imbau hingga 6 Januari penerbangan harus hati-hati atau kalau memungkinkan menghentikan aktivitasnya. Tapi ini bukan kewenangan BMG. Kami hanya sebatas mengimbau," tuturnya.Sementara itu ditemui di tempat terpisah, Divisi Operasional Bandara Husein Sastranegara, Sutrisno, kepada wartawan mengatakan pada Selasa pagi telah ada tiga penerbangan yaitu dua menuju Surabaya dan satu menuju Kualalumpur. "Tidak ada masalah. Penerbangan lancar dan juga tidak ada penumpang yang membatalkan," katanya.Menurut dia setiap kali akan terbang, unit pengatur lalu lintas udara akan berkoordinasi dengan BMG yang ada di bandara serta dengan pihak airlines. "Kalau semua Ok, langsung terbang," ujarnya. (ern/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait