KNKT: Rekomendasi Pelayaran Libur Sepekan Tidak Telat
Selasa, 02 Jan 2007 12:08 WIB
Jakarta - Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menilai rekomendasi Menhub Hatta Rajasa yang meminta pelayaran dihentikan sepekan hingga 6 Januari tidak terlambat menyusul tenggelamnya KM Senopati di perairan Mandalika, Jepara."Baru kali kita mendengar di Laut Jawa ada kecelakaan kapal. Biasanya di Maluku atau di perairan mana. Senopati kapal sedang, dan mampu mengarungi Laut Jawa. Tetapi kenapa dia tidak mampu, itu menjadi pertanyaan," kata Ketua KNKT Setio Rahardjo di Gedung Departemen Perhubungan (Dephub), Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (2/1/2006).Menteri Perhubungan Hatta Rajasa mengimbau agar aktivitas pelayaran untuk sementara dihentikan hingga 6 Januari 2007. Hal Ini sesuai dengan data BMG bahwa laut barat Jawa, Sumatera dan Sulawesi termasuk dalam kategori tinggi. Menurut dia, KNKT telah mengumpulkan data-data seperti data awal, surat kelaikan pelayaran, dan dilakukan pemeriksaan kepada 1 dari 2 ABK yang ditemukan."Yang menyebabkan cuaca. Tetapi untuk penyebab tenggelamnya masih dicari tahu lebih lanjut," ujarnya.Pencarian penumpang KM Senopati sudah maksimal dilaksanakan oleh operasi SAR sampai H+7. "Terakhir pada waktu meninggalkan Semarang, jumlah korban 199 orang. 9 Orang meninggal. Hari ini sudah jauh bertambah karena banyak yang ditemukan," terangnya.Dikatakan dia, kendala pencarian karena arus dari barat ke timur di Laut Jawa cukup kuat, sehingga posisi korban sudah jauh dari TKP. "Ada yang ditemukan lebih 100 mil dari TKP, ada yang ditemukan di utara Pulau Madura dan kondisinya tersebar pada radius yang cukup besar," kata Setio.
(aan/nrl)











































