3 Pendeta Jadi Korban AdamAir
Selasa, 02 Jan 2007 10:52 WIB
Surabaya - 3 Pendeta ikut menjadi korban pesawat AdamAir dengan nomor penerbangan KI 574 jurusan Jakarta-Manado. Namun nasib mereka belum diketahui.Mereka adalah Pdt Youla Roth Saerang dari Gereja Pantekosta di Indonesia (GPDI) Immanuel, Tropodo, Sidoarjo. Selain itu ada Pdt Fajar Jonah pendeta GPDI Illohim, Jl M Duriat, Sidoarjo. Dia pergi bersama istrinya, Riane Ester, dan 3 anaknya yaitu Gary, Gabriel dan Glenn.Pendeta ketiga adalah Pdt Yosbe Kawengian dari GPDI Citra Harmoni, Tropodo, Sidoarjo. Dia terbang bersama istrinya, Novi Kawengian, yang hamil 5 bulan dan bayinya yang berumur 18 bulan, Delon.Istri Pdt Dasilva Sondakh dan bayinya, Mirechele 19 bulan, ikut menjadi korban. Menurut suaminya, Dasilva, keberangkatan para pendeta tidak direncanakan bersama."Saya juga tadi tidak tahu ada pendeta yang lain," ujar Dasilva di Bandara Juanda, Surabaya, Selasa (2/1/2007), saat melakukan registrasi.Keluarga korban akan berangkat ke Makassar dengan Boeing 737-400 dengan nomor penerbangan KI 774 pukul 11.00 WIB. AdamAir hanya membatasi 2 perwakilan dari setiap keluarga.Mereka yang selesai registrasi kini sudah boarding dan menunggu pemberangkatan. Belum ada informasi dari AdamAir mengenai total anggota keluarga yang akan berangkat ke Makassar.
(fay/nrl)











































