Cuaca Buruk, Pelayaran Diminta Berhenti
Senin, 01 Jan 2007 14:30 WIB
Jakarta - Dampak cuaca buruk yang telah memakan korban di perairan Jawa hingga Bali membuat Menteri Perhubungan (Menhub) Hatta Radjasa prihatin. Ia meminta kepada seluruh penyedia jasa transportasi laut untuk menghentikan aktifitas pelayaran hingga seminggu mendatang."Saya minta aktifitas pelayaran dikurangi. Diharapkan pelayaran sementara dihentikan hingga 6 Januari 2007. Ini sesuai dengan data BMG bahwa laut barat Jawa, Sumatera dan Sulawesi termasuk dalam kategori tinggi," kata Menhub Hatta Radjasa saat menjenguk korban Kapal Senopati Nusantara di RS Tuban, Jl Dr Wahidin, Tuban, Jawa Timur, Senin (1/1/2007).Menteri berambut putih ini menambahkan agar para pengusaha transportasi tetap mengacu pada maklumat pelayaran yang mengedepankan keselamatan penumpang."Saya menghimbau agar semua pengusaha transportasi laut untuk mengacu pada maklumat pelayaran. Keselamatan penumpang utama," ujarnya yang didampingi Gubernur Jawa Tengah Mardiyanto.Akibat cuaca buruk pula, pelayaran dari Gresik ke Bawean yang berjarak tempuh hingga tiga jam lumpuh total. Sejak tiga hari lalu, tiga kapal feri yang biasa mengantar penumpang tidak beroperasi karena takut badai di laut. Ketiga kapal itu yakni KMP Harapanku Mekar, KMP Bahari Ekspres dan KMP Tanjung Redep.Sementara di pelabuhan rakyat Gresik, ratusan kapal barang antar pulau memilih menunda keberangkatan. Beberapa kapal yang berisi sembako, barang pecah-belah, kebutuhan rumah tangga dan sepeda motor hanya bisa bisa bersandar. Banyak ABK terlihat duduk-duk di lokasi menunggu cuaca bersahabat.
(Ari/ana)











































