Door! Polisi Tembak Dada Dedi di Malam Tahun Baru
Senin, 01 Jan 2007 13:45 WIB
Makassar - Peluru nyasar Brigpol Syafrudin mewarnai malam tahun baru di Makassar. Door! Dada Dedi Satriadi (18) tertembus peluru. Korban langsung tersungkur dan meninggal di tempat.Peristiwa mengenaskan ini terjadi pada Senin (1/1/2007), pukul 02.00 WITA, di Jl Daeng Tata I, Makassar."Tembakan terdengar dua kali. Satu mengarah ke udara, satu lurus ke depan. Korban sempat dibawa ke RS Bhayangkara tapi tidak tertolong," kata salah seorang saksi mata Daeng Bundi kepada wartawan, Senin (1/1/2007) Menurutnya, peristiwa tragis itu terjadi saat pemuda-pemuda di sekitar Jl Daeng Tata usai merayakan pesta tahun baru keliling kota. Saksi menduga, pemuda-pemuda melanjutkan dengan pesta minuman keras hingga Senin (1/1/2007) dini hari.Dedi yang rumahnya tidak jauh dari pesta miras tersebut merasa terganggu dan was-was karena motornya diparkir tidak jauh dari lokasi. Lantas ia berusaha memindahkan motornya supaya tidak menjadi sasaran jahil pemuda.Dalam waktu bersamaan, Syafrudin yang anggota kepolisian itu juga ke luar rumahnya yang sama-sama tidak jauh dari tempat pesta miras tersebut. Dia berniat menghentikan keributan yang diciptakan para pemuda mabuk itu. Mengetahui ada anggota polisi mendatangi, para pemuda-pemuda lari. Tak mau kehilangan 'mangsa', Syafrudin mengejar dan berakhir dengan suara dua kali letusan pistol. Salah satunya mengenai Dedi.Akibat ulahnya, Syafrudin sekarang diamankan di Polwiltabes Makassar untuk menghindari kemarahan warga. Benar saja, pukul 06.00 WITA, warga di sekitar Jl Daeng Tata yang kebanyakan masih kerabat Dedi meluapkan kekesalannya. Rumah Syafrudin dilempari warga dengan batu. Beberapa kaca rumah pecah dan genteng berlubang.Sejauh ini, belum diketahui keterangan resmi dari kepolisian. Sementara jenazah Dedi Satriadi langsung dimakamkan Senin siang ini di makam keluarga yang tidak jauh dari rumahnya, Jl Daeng Tata I Blok B.
(Ari/ana)











































