Saddam Hussein Pergi dengan 'Kuping Merah'
Minggu, 31 Des 2006 22:47 WIB
Jakarta - Beberapa orang yang mengantar bekas Presiden Irak Saddam Hussein ke tiang gantungan menyenandungkan lagu berlirik nama musuh Saddam. Pria itu pun pergi dengan 'kuping merah'."Moqtada, Moqtada, Moqtada!" begitu senandung beberapa orang Syiah yang menjadi saksi eksekusi mati Sadam. Peristiwa ini terekam dalam video ponsel dan tersebar di internet sehari setelah kematian Saddam. Demikian dilansir dari AFP, Minggu (31/12/2006).Moqtada yang dimaksud adalah Moqtada al-Sadr, anggota Syiah radikal yang merupakan keponakan Mohammed Bakr Sadr dan tewas dibunuh oleh agen Saddampada 1980.Salah seorang eksekutor berkata "Panjang umur Mohammed Bakr Sadr!" "Pergi kau ke neraka," respons Saddam, meski suaranya tidak terdengar jelas.Saddam terlihat marah namun tetap tenang saat melangkah ke podium baja yang berdebu, dan terletak di sebuah ruangan gelap di utara markas militer Baghdad. Tangannya diikat dan lehernya diikat dengan tali.Ketika seorang pemimpin Sunni menarik panel gantungan, Saddam mengucapkan kalimat syahadat. "Asyhadu an Laa Ilaha illallah wa Asyhadu anna Muhammadan Rasulullah, Asyhadu an Laa Ilaha illallah wa Asyhadu anna Muhammadan..," itulah kalimat terakhir Saddam."Tiran telah jatuh, terkutuklah dia," terdengar suara di ruangan itu ketika Saddam benar-benar telah pergi.Pria berkumis tebal itu dieksekusi oleh Pemerintah Irak pada Sabtu 30 Desember kemarin di bekas gedung militer yang terletak di Khadimiyah. Saddam lantas dimakamkan di desa kelahirannya, Awja, pada Minggu 31 Desember ini. Awja adalah sebuah desa di dekat kota Tikrit.
(nvt/wiq)











































