'Kami Diusir Seperti Anjing'

Catatan Haji

'Kami Diusir Seperti Anjing'

- detikNews
Minggu, 31 Des 2006 18:15 WIB
Jakarta - Tidak tahan menanggung lapar, banyak jamaah haji Indonesia yang mendatangi tenda jamaah dari negara lain seperti Malaysia di Mina. Namun sayang, banyak dari mereka yang diusir."Kami diusir seperti anjing," kata Nazarudin Lubis, jamaah dari kloter 33 embarkasi Jakarta (JKS) dalam pertemuan dengan Menteri Agama (Menag) Maftuh Basyuni dan Amirul Haj di kantor Daerah Kerja (Daker) Makkah, di kawasan Aziziah, Minggu (31/12/2006). Pernyataan tersebut dibenarkan oleh puluhan jamaah lainnya yang juga ikut datang ke kantor Daker Makkah. Menurut para jamaah, semua itu terpaksa dilakukan karena mereka kelaparan."Kami terpaksa melakukan itu meski kami malu. Banyak dari kami mengaku sebagai jamaah dari Malaysia hanya sekadar bisa makan. Meski kalau ketahuan kami didorong oleh pertugas mereka," tambah jamaah lainnya sambil menangis.Perbekalan uang yang dibawa para jamaah tidak banyak membantu karena tidak banyak pedagang yang menjual nasi di kawasan Mina. Beberapa jamaah mengaku mencret karena beberapa hari dipaksakan menyantap mie."Saya sampai mencret karena makan mie terus. Kalau dibiarkan begini, akan banyak jamaah yang sakit," kata Syarifudin dari kloter 26 Ujung Pandang (UPG). Para jamaah juga mengaku kasus katering ini telah menodai kekhusyukan ibadah haji mereka. Kondisi ini tidak memungkin para jamaah untuk melakukan nafar tsani (meninggalkan Mina hingga 13 Dzulhijah)."Kami semua terpaksa melakukan nafar awal (hanya sampai 12 Dzulhijjah). Sebab banyak jamaah yang kondisinya sudah lemah," kata Hasan Syarif, ketua kloter 7 UPG. (djo/nvt)


Berita Terkait