Masalah Katering Haji, Perubahan Sistem Tanpa Perhitungan

Masalah Katering Haji, Perubahan Sistem Tanpa Perhitungan

- detikNews
Minggu, 31 Des 2006 12:43 WIB
Jakarta - Keterlambatan katering yang dialami jamaah haji Indonesia mengundang keprihatinan banyak pihak, tak terkecuali Wapres Jusuf Kalla. Menurutnya insiden itu terjadi akibat perubahan sistem tanpa perhitungan."Tidak gampang mengubah sistem maktab dan muasasah ke sistem yang dipusatkan. Ini perubahan sistem tanpa perhitungan," ujar JK di sela-sela acara pemotongan hewan kurban di DPP Partai Golkar, Jl Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Minggu (31/12/2006).Menurut JK, dengan memusatkan penyediaan makanan pada satu katering sangat berisiko. Sebab jarak pengusaha katering dengan para jamaah cukup jauh yakni 10-15 km, sehingga keterlambatan sangat mungkin terjadi.Hal ini berbeda dengan sistem penyediaan katering pada musim haji sebelumnya, di mana dapur penyedia makanan berada dekat pemukiman jamaah.Namun menurut JK, kondisi jamaah haji Indonesia sudah lebih baik. Kini dia sedang menunggu laporan Menag Maftuh Basyuni terkait insiden tersebut.Bagi-bagi Daging KurbanDi Hari Idul Adha ini, DPP Partai Golkar membagikan 39 kambing dan 30 sapi hewan kurban kepada masyarakat. 39 Kambing disumbangkan kepada masyarakat sekitar, ormas-ormas, dan podok pesantren. Sedangkan 30 sapi akan dibagikan ke majelis taklim dan mushala di Jabotabek.Hewan kurban tahun 2006 ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. "Kalau tahun 2004 sapi hanya 16, 2005 naik jadi 26, sekarang naik lagi jadi 30. Sedangkan kambing yang tadinya 27, sekarang 30," kata Ketua Panitia Kurban H Rukmi Paseh. (nvt/bal)



Berita Terkait