Menteri Agama: Saya Minta Maaf Salah Pilih Katering
Sabtu, 30 Des 2006 20:39 WIB
Makkah - Menteri Agama Maftuh Basyuni meminta maaf atas kasus katering yang dialami jamaah haji Indonesia. Maftuh mengaku telah salah memilih perusahaan katering yang ditunjuk pemerintah, ANA Enterprise and Services."Saya mohon maaf atas terjadinya peristiwa ini. Kita telah salah memilih katering," kata Maftuh kepada wartawan di kantor Daerah Kerja (Daker) Makkah, Sabtu (30/12/2006).Maftuh mengatakan, pihaknya akan memulangkan biaya makan para jamaah haji selama di Arafah dan 1 hari di Mina yang seluruhnya terdiri dari 7 kali waktu makan. Harga satu kali makan adalah 15 Riyal."Jadi setiap jamaah akan mendapatkan 105 Riyal," ungkap Maftuh.Saat ditanya apakah pemerintah juga akan memberikan kompensasi lain terkait penderitaan jamaah akibat peristiwa ini, Maftuh mengatakan belum bisa memberikan komentar. Menurutnya, yang penting saat ini adalah mengatasi problem katering ini terlebih dahulu."Kita saat ini berkonsentrasi untuk mengatasi problem ini (katering) terlebih dahulu. Bagaimana caranya agar jamaah tidak lagi kelaparan seperti kemarin," ujar Maftuh.Menurut Maftuh, pihaknya sudah mengontak sejumlah katering untuk mengantisipasi penyediaan makanan untuk jamaah. Salah satu perusahaan katering yang ditunjuk adalah Al Munif yang sanggup menyediakan makanan untuk 70 ribu jamaah. Sisanya kebutuhan lainnya akan disediakan oleh perusahaan katering ANA Enterprise and Services sendiri."ANA masih kita pakai karena memang tidak ada pilihan lain sampai saat ini. Tapi untuk tahun selanjutnya tidak lagi. Kalau memang masih kurang kita akan lakukan mobilisasi makanan. Pokoknya yang penting jamaah kota jangan sampai kelaparan," ungkap Maftuh.
(djo/ary)











































