Katering di Mina Juga Bermasalah
Sabtu, 30 Des 2006 20:13 WIB
Mina - Masalah katering atau jatah makan untuk jamaah haji belum teratasi seratus persen. Banyak jamaah haji yang melakukan mabit di Mina juga mengaku belum mendapat jatah makan.Sejumlah jamaah haji di Maktab 73 mengaku hingga pukul 15.00 Waktu Arab Saudi (WAS), Sabtu (30/12/2006), mengaku belum mendapat jatah makan pagi dan siang. Kalau pun ada, para jamaah haji harus makanan harus didapat dengan cara berebutan."Tadi pagi memang ada pembagian sarapan, tapi nasinya masih mentah. Banyak jamaah tidak berselera," kata M Arif jamaah haji dari kloter 1 Ujung Pandang (UPG) kepada wartawan detikcom Djoko Tjiptono.Jamaah lainnya dari kloter 15 UPG, Hariana, yang ditempatkan di Maktab 51 mengaku sama sekali belum mendapatkan jatah makan. Padahal banyak jamaah haji saat ini dalam keadaan lelah setelah melakukan wukuf dan melontar jumrah di Jamarat."Sekarang ini banyak teman-teman saya sesama jamaah yang butuh makan," ujar Hariana.Kondisi jamaah yang memprihatinkan juga diungkapkan Ketua Sektor 1, Herman. Menurutnya, jamaah dari 10 sub sektor yang berada di bawah sektor 1 juga belum mendapatkan jatah makan. Pihaknya sudah berusaha melakukan pendistribusian sendiri, namun ditolak oleh pihak maktab."Kita sebenarnya ingin melakukan pendistribusian makanan kepada para jamaah, tapi dilarang masuk oleh maktab," kata Herman di kantor Daker Makkah, tanpa menjelaskan lebih lanjut lagi karena sedang terburu-buru.
(djo/ary)











































