Putri-putri Saddam Bersedih Atas Kematian Ayahnya

Putri-putri Saddam Bersedih Atas Kematian Ayahnya

- detikNews
Sabtu, 30 Des 2006 17:00 WIB
Amman - Dua putri tertua Saddam Husein tak bisa menyembunyikan kesedihannya saat mendengar ayahnya akan dieksekusi. Kedua putri Saddam berkumpul bersama dengan para pengacaranya di Amman, Yordania saat diktator Irak itu menghadapi tiang gantungan.Menurut seorang pengacara keluarga Saddam yang tidak disebut namanya kepada AFP, Sabtu (30/12/2006), Raghad Husein dan Rana Husein berkumpul di Amman beserta kesembilan anaknya menunggu kabar eksekusi.Mereka berkumpul di kediaman Raghad yang terletak di bagian barat ibukota Yordania itu. Raghad sendiri terlihat lebih tenang dibandingkan saudarinya."Ia (Saddam) adalah ayahnya, dan tidak hanya sekedar ayah. Anda bisa membayangkan bagaimana sedihnya mereka," ujar pengacara itu.Putri-putri Saddam beserta anak-anaknya pergi ke Yordania pada 30 Juli 2003, atau empat bulan setelah invasi Irak yang meruntuhkan kejayaan ayahnya.Sementara janda Saddam, Sajida dan putri termudanya kini tinggal di Doha, Qatar. Dua putra Saddam yakni Uday dan Qusay tewas saat penyerbuan pasukan AS ke Mosul pada Juli 2003. (qom/qom)



Berita Terkait