Bush Tidur Saat Saddam Digantung
Sabtu, 30 Des 2006 12:24 WIB
Texas - Apa yang dilakukan Presiden Amerika Serikat (AS) George Walker Bush saat musuh bebuyutannya Saddam Husein digantung? Jawabannya adalah: tidur.Ya, Bush sedang terlelap saat Saddam dihukum gantung di ibukota Irak, Baghdad pada Sabtu (30/12/2006) pukul 10.00 waktu setempat.Deputi Press Secretary Gedung Putih, Scott Stanzel seperti dikutip dari AFP mengatakan, pada Jumat (29/12/2006) pukul 18.15 waktu Texas, Bush sudah mengetahui bahwa Saddam akan dieksekusi dalam beberapa jam lagi.Bush mendapatkan laporan dari Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Stephen Hadley yang memberi laporan pada Bush terkait rencana eksekusi Saddam tersebut.Hadley sebelumnya telah mendapatkan laporan dari dubes AS untuk Irak, Zalmay Khalolzad, yang menginformasikan bahwa PM Irak Nuri al-Maliki telah melaporkan eksekusi Saddam akan dilakukan dalam beberapa jam kemudian."Presiden mengakhiri harinya dengan mengetahui, fase akhir untuk membawa Saddam ke pengadilan sedang berjalan," jelas Stanzel.Ditanya apakah hal itu berarti Bush sedang tertidur saat Saddam dan dua koleganya digantung, Stanzel mengatakan, "Itu benar".Menurut Stanzel, Bush yang tengah berada di tempat peristirahatannya di Texas baru akan terbangun jika ada hal yang melenceng dari rencana semula eksekusi Saddam. "Namun eksekusi ternyata berjalan sesuai rencana," ujarnya.
(qom/qom)











































