HTI Mulai Salat Id, Gerimis Langsung Berhenti

HTI Mulai Salat Id, Gerimis Langsung Berhenti

- detikNews
Sabtu, 30 Des 2006 09:08 WIB
Jakarta - Gerimis mengguyur area Parkir Timur Senayan Jakarta. Ratusan umat Islam yang tergabung dalam Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) pun harus sedikit berbasah-basah. Namun saat salat dimulai, gerimis langsung berhenti.Awan hitam yang menggantung pun mulai berarak menjauh, seolah takut dengan takbir salat. Salat Id yang berlangsung Sabtu (30/12/2006) pun berjalan lancar.Salat dipimpin oleh Ketua DPP HTI Ustad Al Khatthath. Usai salat dia mengatakan bahwa pelaksanaan Idul Adha hari ini karena bertepatan dengan Yaumul Adha di Mina, di mana para jamaah haji sudah melempar jumrah dan menyembelih hewan kurban."Kalau di Islam kiblatnya satu, ini merujuk pada pelaksanaan haji. Saya tidak tahu kalau yang besok melaksanakan salat keyakinannya seperti apa. Besok itu hari tasrikh," ujar Al Khattath.Dijelaskan dia, pelaksanaan salat ini berdasarkan Mahkamah Agung Kerajaan Arab Saudi yang telah mengumumkan bahwa hilal telah terlihat pada malam 21 Desember. Karena itu 1 Dzulhijah bertepatan dengan 21 Desember, sehingga Hari Harafah 9 Dzulhijah jatuh pada 29 Desember, dan Idul Adha di Indonesia jatuh pada 30 Desember."Perbedaan waktu kita dengan di Arab kan cuma 4 jam, jadi sama saja tanggalnya. Hanya berbeda jam," tandasnya.Usai salat, ratusan jamaah ini melakukan pawai di sekitar Parkir Timur Senayan.Di tempat itu, beberapa spanduk sengaja dipajang, antara lain bertulis "Maaf! Presiden Tetap Naikkan Harga BBM. Untung Kami Tidak Ikut Memilih," dan "Aksi Umat Tolak Kapitalisme Tegakkan Syariah." (nvt/nvt)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads