Hutan Rusak Jadi Sumber Banjir di Aceh-Sumut
Jumat, 29 Des 2006 22:31 WIB
Medan - Kerusakan hutan yang sangat tinggi dan perubahan fungsi hutan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) yang tidak terkendali, merupakan faktor utama penyebab banjir di 7 kabupaten di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dan Sumut. Faktor lainnya adalah curah hujan yang tinggi.Data yang dikemukakan Yayasan Leuser Internasional (YLI) menunjukkan, bawah temuan kasus illegal logging di kawasan TNGL cenderung meningkat pada tahun 2006 jika dibandingkan tahun 2005."Pada tahun 2005 tercatat ada 186 kasus, sementara tahun 2006 justru meningkat menjadi 453 kasus," kata Vice Chairperson Board Director YLI, Debra Yatim, di Medan, Jumat (29/12/2006).Disebutkan Debra, peningkatan jumlah kasus juga terjadi pada masalah perambahan. Pada tahun 2005 tercatat 71 kasus perambahan, sementara tahun 2006 menjadi 329 kasus. Perambahan tahun 2006 itu terjadi pada areal seluas 15.480 hektar."Khusus untuk Kabupaten Aceh Tamiang, ditemukan 124 kasus illegal logging pada tahun 2005, dan pada tahun 2006 meningkat jadi 80 kasus dengan temuan sebanyak 3.573 ton kayu. Sementara perambahan juga meningkat, dari 21 kasus pada tahun 2005, menjadi 61 kasus pada tahun 2006 dengan areal yang dirambah 3.693 hektar," imbuhnya.Fakta lapangan juga mendukung data-data tersebut. Saat banjir terjadi pada 21 dan 22 Desember lalu, Rehabilitation Officer YLI Nejar Tarigan menemukan ratusan ribu meter kubik kayu di aliran Sungai Tamiang dan Sungai Besitang.Penebangan secara illegal inilah yang menyebabkan bagian hulu Sungai Tamiang di Aceh Tamiang mengalami kerusakan hebat. Kemudian terjadi juga perubahan fungsi hutan mangrove di bagian hilir, menjadi perkebunan sawit, tambak dan pemukiman. Curah hujan yang tinggi menyebabkan air tidak mampu diserap lagi karena hutan sudah rusak."Peristiwa banjir ini merupakan hal yang penting guna dijadikan bahan pertimbangan untuk menyusun revisi rencana tata ruang provinsi maupun kabupaten di Provinsi NAD," tandas Debra.
(rul/nvt)











































