Asap Masih Jadi Ancaman 2007
Jumat, 29 Des 2006 20:22 WIB
Jakarta - Apa yang membuat risau Menteri Lingkungan Hidup Rahmat Witoelar satu tahun mendatang? Tidak lain adalah persoalan asap yang kerap melanda sebagian hutan di Sumatera dan Kalimantan."Tahun 2007, prioritas utama masih soal asap. Kami berharap itu tidak terjadi. Tapi kecenderungan untuk tetap ada selalu menjadi ancaman," kata Menteri Kementrian Lingkungan Hidup (KLH) Rahmat Witoelar dalam jumpa pers di Hotel Bidakara, Jl GAtot Subroto, Jakarta, Jumat (29/12/2006).Menurutnya, pembakaran hutan turut andil dalam kerusakan lingkungan sepanjang tahun 2006. Bahkan akibat yang ditimbulkan terasa di penghujung tahun seperti banjir dan tanah longsor di Aceh dan Sumatera Utara yang menewaskan puluhan manusia."Tanah jadi genting, rawan, tidak stabil. Ditambah dengan curah hujan tinggi, bajir menjadi keniscayaan. BAhkan di beberapa areal, hutan diganti dengan ladang sayuran yang tidak dapat mengikat tanah," ungkapnya sedih.Untuk itu ia akan menyegarakan upaya pencegahan penebangan hutan liar lewat moratorium terbatas awal tahun 2007. Selain itu upaya konkrit dilapangan dengan mengusulkan registrasi terhadap mesin-mesin gergaji yang biasa untuk menebang pohon."Dengan registrasi gergaji, bila ditemukan sedang untuk membabat hutan dapat dilacak siapa pemiliknya. Kan tidak mungkin penebang punya duit untuk membeli gergaji mesin yang harganya jutaan rupiah," cetusnya memberi solusi.
(Ari/nvt)











































