Rumah Mbah Ardjo Keluarkan Suara Gemuruh

Rumah Mbah Ardjo Keluarkan Suara Gemuruh

- detikNews
Jumat, 29 Des 2006 18:33 WIB
Yogyakarta - Setelah gempa susulan beruntun yang terjadi lima kali pada Kamis (28/12/2006) malam, di sekitar rumah Mbah Ardjo Inangun di Imogiri Bantul sering terdengar bunyi gemuruh. Suara gemuruh yang berasal dari dalam tanah itu, hampir terdengar setiap waktu dengan intensitas yang berbeda-beda."Sebelum ada gempa menjelang maghrib kemarin, suara gemuruh itu sempat terdengar agak keras dibanding sebelumnya," kata Ardjo Inangun (70) warga Dusun Menciran Desa Kebonagung Kecamatan Imogiri Bantul, Jumat (29/12/2006).Menurut Mbah Ardjo, panggilan akrabnya, bunyi gemuruh yang sering terdengar di sekitar tempat tinggalnya saat ini lebih sering terdengar. Kadang-kadang suara itu terdengar keras, tapi kadangkala lemah atau tidak terlalu keras. Namun intensitas setiap hari selama sebulan ini semakin meningkat. "Kalau sebanyak 15 kali tiap hari, ya ada," katanya.Dia mengatakan pada siang hari bunyi gemuruh itu jarang bisa didengar karena tergangu suara-suara di sekitar kampung. Namun bila pada malam hari di atas jam 21.00 WIB, dirinya maupun tetangga sekitar bisa mendengar suara dengan jelas. "Suaranya glung.. menggema seperti batu jatuh di air, kadangkala kemrosak seperti batang kayu patah," katanya.Menurut dia, asal suara gemuruh yang berada di sekitar rumahnya itu sedikitnya ada tiga titik. Yang pertama berada di bawah bangunan rumahnya yang ikut rusak akibat gempa. Sedang yang kedua dan ketiga berada di arah barat daya dan barat rumah tetangganya yang mengarah ke Kali Opak. "Semuanya tidak jauh dari rumah saya, dulu memang tidak saya rasakan tapi sekarag sering terdengar dan banyak tetangga yang juga dengar," kata Mbah Ardjo yang rumahnya sekitar 200 meter dari Kali Opak ini.Meski banyak warga sekitar yang mengkhawatir masalah itu, dia tidak berniat untuk pindah meski sudah ada anggota keluarganya yang mengungsi ke lain dusun ikut keluarga lainnya. Alasannya sejak kecil hingga tua sudah menetap dan kerasan tingal di dusunnya. "Kayak gempa kemarin malam yang agak besar dan lumayan terasa karena suara gemuruhnya keras sekali tapi saya tetap berada di sekitar rumah, meski tetangga pada takut dan lari keluar rumah," katanya.Berdasarkan data BMG Yogyakarta , gempa yang terjadi Kamis malam terjadi sebanyak lima kali dengan besaran sekitar 2- 3 skala richter dengan pusat sekitar Kecamatan Imogiri dan Pundong yang berada di sesar Opak. Gempa pertama pukul 17.44 WIB dengan kekuatan 3,0 SR. Kedua pukul 19.15 WIB kekuatan 3 SR. Ketiga pukul 19.50 kekuatan 2,4 SR. Keempat 20.29 WIBdengan 2,3 SR dan kelima 20.45 dengan kekuatan 2,1 SR. (bgs/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads