Zaenal Ma'arif Bentuk PBR Tandingan, Gandeng Zainuddin MZ
Jumat, 29 Des 2006 15:25 WIB
Jakarta -
Penarikan Wakil Ketua DPR Zaenal Ma'arif berbuntut panjang. Pada tanggal 10 Januari 2007, Zaenal berencana mendeklarasikan kepengurusan baru PBR. Kepengurusan PBR sekarang dinilai telah melanggar anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) dan asas partai."Keabsahan muktamar saat ini masih diproses di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Mulai hari ini saya tidak percaya lagi dengan DPP pimpinan Bursah. Pada 10 Januari kita akan mengumumkan pengurus DPP yang baru," kata Zaenal Ma'arif saat jumpa pers usai bertemu dengan pimpinan DPR lainnya, di Gedung DPR, Jl Gatot Soebroto, Jakarta, Jumat (29/12/2006)Menurut Zaenal, dalam kepengurusan itu Zainuddin MZ akan ditetapkan sebagai Ketua Dewan Syuro, sementara itu dirinya akan menduduki jabatan sebagai ketua umum.Zaenal menambahkan, kubunya pun saat ini akan mengumpulkan data-data pelanggaran yang sudah dilakukan oleh DPP PBR pimpinan Bursah Zarnubi. "Pelanggaran-pelanggaran sedang kita kumpulkan, kita sudah temukan termasuk perubahan AD/ART di luar muktamar," ujar Zaenal.
(mly/nrl)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































