Majelis Tafsir Alquran Putuskan Salat Id 30 Desember

Majelis Tafsir Alquran Putuskan Salat Id 30 Desember

- detikNews
Jumat, 29 Des 2006 11:48 WIB
Solo - Majelis Tafsir Alquran (MTA) yang berpusat di Solo memutuskan akan menjalankan salat Idul Adha pada Sabtu 30 Desember 2006 besok. Alasannya, pelaksanaan salat Idul Adha berhubungan langsung dengan pelaksanaan ibadah haji di Makkah.Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum MTA Ustad Achmad Sukina kepada detikcom, Jumat (29/12/2006).Keputusan ini berbeda dengan pemerintah Indonesia yang menetapkan salat Idul Adha dilakukan pada Minggu 31 Desember.Sukina menjelaskan, berbagai latar belakang tuntunan pelaksanaan salat Idul Adha itu berhubungan langsung dengan pelaksanaan ibadah haji."Bersamaan ketika para jamaah haji melaksanakan wukuf, maka umat muslim yang sedang tidak berhaji disunahkan untuk berpuasa. Ketika para jamaah haji berkumpul di Arafah, maka umat muslim yang tidak berhaji disunahkan menjalankan salat Idul Adha. Hadits Nabi Muhammad SAW mengatakan demikian," paparnya.Dengan alasan itulah, maka pada hari Sabtu besok semua anggota MTA di seluruh Indonesia diserukan untuk melaksanakan salat sunah Idul Adha. Untuk ribuan anggotanya yang berada di Solo dan sekitarnya, MTA akan memusatkan pelaksanaannya di Stadion Mahanan, Solo.Untuk para anggota di luar Surakarta dianjurkan bergabung dengan umat Islam setempat yang juga melaksanakan salat Idul Adha pada hari Sabtu. Namun jika warga muslim setempat tidak ada yang menjalankannya pada hari Sabtu, maka para anggota MTA dianjurkan mengadakan salat Idul Adha sendiri di kantor MTA setempat.Ketika ditanya berapa jumlah anggota MTA di seluruh Indonesia saat ini, Achmad Sukina mengaku tidak hapal hitungan pastinya. Namun dia berani memastikan, jumlah anggotanya mencapai lebih dari 100 ribu orang, dengan jumlah terbanyak di wilayah Surakarta yang mencapai puluhan ribu orang.Meskipun ada kecenderungan untuk juga menjalankan salat Idul Adha pada hari Sabtu, namun Pesantren Al-Mukmin Ngruki hingga pagi ini belum mengambil keputusan resmi. Staf Humas Al-Mukmin, Syaifuddin Zuhri, mengatakan, keputusan baru akan diambil seusai salat Jumat nanti.Ketika terjadi perbedaan waktu pelaksanaan salat Idul Adha beberapa tahun lalu, Al-Mukmin Ngruki juga memutuskan untuk melaksanakannya berpedoman pada pelaksanaan haji di Makkah. Syaifuddin menjelaskan, memang waktu pelaksanaan salat Idul Adha tidak bisa dipisahkan dengan waktu pelaksanaan haji."Sudah banyak kalangan muslim berbagai kota dan pesantren menghubungi kami untuk menanyakan waktu pelaksanaaan salat Idul Adha tahun ini. Kami belum bisa memberikan kepastian. Kecenderungannya mungkin dilaksanakan Sabtu besok, namun keputusan resminya baru akan diambil siang nanti," ujar Syaifuddin. (mbr/sss)


Berita Terkait