Sidang Playboy Indonesia Dijaga Ketat, FPI Melunak

Sidang Playboy Indonesia Dijaga Ketat, FPI Melunak

- detikNews
Kamis, 28 Des 2006 12:19 WIB
Jakarta - Tak ingin kerusuhan yang dibuat Front Pembela Islam (FPI) terulang, sidang Playboy Indonesia di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dijaga sekitar 3 kompi polisi. Anggota FPI pun menjadi lebih kalem.Sejak pukul 10.00 WIB, 6 mobil tronton polisi dan 1 mobil antihuru-hara sudah mejeng di halaman sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl. Ampera Raya, Jakarta, Kamis (28/12/2006). Sekitar 300 petugas kepolisian berjaga-jaga untuk menghindari kerusuhan yang diakibatkan ketidakpuasan anggota FPI karena sidang dilakukan tertutup karena merupakan sidang perkara asusila.Penjagaan yang cukup ketat membuat sekitar 25 anggota FPI yang menghadiri sidang menjadi sedikit kalem. Tak ada lagi tendangan kursi atau gedor-gedor pintu dan kaca jendela seperti yang mereka lakukan pada persidangan Kamis lalu. Mereka hanya berorasi di luar ruang Sidang Garuda."Ada apa ini? Kenapa sidang dilakukan tertutup? Jangan-jangan rumor suap Rp 1 miliar sudah dihantam hakim dan jaksa. Kami tidak menuduh, tapi indikasinya sangat kuat," teriak Eka Jaya, Ketua Laskar Pembela Islam (LPI), disambut dukungan anggota FPI yang mengenakan seragam baju putih-hijau dan peci.Kepada 5 polisi yang berjaga di depan pintu persidangan, Eka dan kawan-kawan meminta agar pintu ruang sidang dibuka. Mereka menganggap persidangan majalah Playboy bukan sidang asusila atau anak di bawah umur. "Ini sidang untuk umum, soal pengrusakan moral. Jangan lakukan tertutup daripada kami ngamuk," ancam Eka.Polisi yang berjaga bergeming. Mereka tetap melarang anggota ormas Islam pimpinan Habib Rizieq tersebut masuk ke ruang sidang.Sementara itu, di dalam persidangan majelis hakim sedang meminta keterangan dari saksi Arian Arifin Wardiman selaku Managing Director Majalah Playboy Indonesia dan Yadin Syafrudin, Art Director Playboy Indonesia. (ana/nrl)


Berita Terkait