TNI Jadi Cagub DKI Idola Versi JPMD
Rabu, 27 Des 2006 13:33 WIB
Jakarta - Meski zaman telah memasuki era reformasi, namun sosok TNI tetap menjadi idola masyarakat Jakarta. Orang TNI menjadi figur dambaan sebagai calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub)."Ada 44,79 persen masyarakat Jakarta yang ingin cagub dan cawagub berlatar belakang TNI," kata Ketua Jaringan Pemuda dan Mahasiswa untuk Demokrasi (JPMD) Rico Marbun dalam Diskusi Menyambut Gubernur DKI Jakarta 2207 di Marios Place di Menteng Huis, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (27/12/2006).Hasil tersebut berdasarkan riset yang diadakan JPMD sejak 8 hingga 22 Desember 2006 di lima kotamadya di DKI Jakarta dengan responden berjumlah 742 orang dari berbagai kelas ekonomi dan latar belakang pendidikan. Riset dilakukan dengan metode wawancara tatap muka.Setelah TNI, lanjut Rico, disusul cagub berlatar belakang birokrat sipil 37,62 persen, polisi 17,46 persen, pengusaha 14,88 persen, dan artis 8,66 persen.Sementara itu, faktor yang mempengaruhi dalam memilih kandidat cagub dan cawagub adalah kualitas kepemimpinan yaitu sebesar 79,54 persen. Disusul dengan kesamaan agama 23,71 persen, kesamaan pemikiran 15,31 persen, popularitas kandidat 12,87 persen, kesamaan suku 7,86 persen, lainnya 6,23 persen, dan kesamaan partai 2,71 persen.Rico memaparkan, responden cenderung memilih cagub dan cawagub berdasarkan kualitas pribadi yaitu sebesar 79,64 persen dibandingkan karena latar belakang kandidat sebesar 20,36 persen."Ternyata tidak ada korelasi secara langsung antara parpol dan pemilih. Artinya, parpol mana pun akan menang jika mengusung calon yang mempunyai kualitas pribadi yang kuat," jelas Rico.Sedangkan unsur yang dipandang gagal ditangani oleh gubernur dan wakil gubernur periode ini dan harus dijadikan prioritas oleh cagub dan cawagub mendatang, yang paling tinggi adalah lapangan pekerjaan yaitu 65,2 persen; pemberantasan korupsi 55,54 persen dan pendidikan murah 32,84 persen.
(mly/nrl)











































