Noordin Cs Target Buruan 2007
Rabu, 27 Des 2006 11:18 WIB
Jakarta - Pemerintah akan terus melakukan upaya membongkar pelaku jaringan teroris di Indonesia. Apalagi hingga kini gembong teroris asal Malaysia, Noordin M Top belum tertangkap."Justru itu kita terus melakukan upaya yang sudah kita lakukan, kita terus memberikan atensi dari segala bidang," kata Menko Polhukam Widodo AS.Hal ini disampaikan dia usai sertijab Sekretaris Menko Polhukam dari Laksamana Madya Djoko Sumaryono kepada Mayjen TNI Agustadi Sasongko Purnomo di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (27/12/2006).Hal itu dikatakan Widodo ketika ditanya kemungkinan Noordin membuka jaringan teroris baru yang bakal mengancam keamanan Indonesia pada tahun 2007 mendatang."Kita terus akan mengikuti dinamika lingkungan yang ada. Kita akan sesuaikan konsep-konsep kita. Yang penting bagaimana kita melakukan upaya maksimal untuk menjaga keamanan dan rasa aman masyarakat," ujarnya.Widodo menjelaskan, dari segi kuantitatif dan kualitatif, ancaman keamanan di Indonesia sudah menurun. Tahun 2005 terjadi 19 kasus teror yang menewaskan 49 orang dan 183 orang mengalami luka-luka. Sedangkan tahun 2006 ada 17 kasus dan hanya 14 orang yang mengalami luka-luka."Saya kira ini berkat langkah-langkah yang tengah kita lakukan, termasuk upaya membongkar jaringan teroris dan menangkap para pelakunya," cetusnya.Sementara untuk situasi Poso, walau sempat ada gangguan dan meningkatnya eskalasi keamanan, namun relatif terkendali. Hal ini juga dibenarkan Ketua Desk Poso Kementerian Polhukam Budi Utomo.Menurut Budi, masyarakat saat ini tidak begitu terpancing untuk melakukan aksi balas dendam karena sudah munculnya rasa cinta damai di kalangan masyarakat. Pemerintah juga telah melakukan langkah utama meminimalisir potensi konflik dengan cara mencari solusi yang baik bagi keluarga korban dan mencari lapangan pekerjaan yang baru.
(aan/sss)











































