Lahar Merapi Jebol Dam Penahan di Kali Woro
Rabu, 27 Des 2006 01:39 WIB
Solo - Dam penahan lahar di Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Klaten, jebol akibat terjangan lahar dingin dan longsoran material dari puncak Merapi. Pasir dan bebatuan kini telah memenuhi dan bahkan melebihi tinggi dam yang mencapai sepuluh meter dari dasar sungai. Bahkan di beberapa bagian, material pasir terlihat lebih tinggi dari permukaan atas dam. Di beberapa bagian juga terlihat terjadi kerusakan badan dam akibat terjangan batu dan meterial tersebut. Pemandangan itu dapat ditemui pada dam penahan lahar di Desa Sidorejo, Kemalang, Klaten. Derasnya hujan selama dua hari terakhir menyebabkan longsoran material dari puncak Merapi semakin besar. Selain itu ditambah dengan luncuran kahar dingin. Pantauan detikcom pada Selasa (26/12/2006) petang, puncak Merapi masih terlihat mengeluarkan asap belerang. Areal penambangan pasir di badan Kali Woro yang berada di bagian bawah maupun bagian atas dam tersebut juga tertimbun oleh batu-batu ukuran besar serta pasir. Kali Woro adalah salah satu sungai yang berhulu di Merapi yang menjadi salah satu 'jalan lahar' Merapi ke arah tenggara. Demikian pula aliran air Kali Woro. Badan kali yang semula cukup dalam, sekitar 10 meter, kini tertutup pasir yang telah sejajar dengan tinggi permukaan atas dam. Kondisi ini menjadikan penambang cukup berhati-hati untuk bekerja. Mereka hanya berani menambang pada pagi hingga tangah hari. Setelah itu mereka memilih menghentikan aktivitas penambangan karena khawatir diterjan lahar bersama datangnya hujan yang biasanya turun sore hari.
(mbr/ndr)











































