Kecewa Polly Bebas, Suciwati Telepon Jubir Presiden

Kecewa Polly Bebas, Suciwati Telepon Jubir Presiden

- detikNews
Selasa, 26 Des 2006 16:46 WIB
Jakarta - Suciwati mengaku cukup kecewa dengan sikap Istana Presiden yang dinilainya tidak serius menuntaskan misteri kematian suaminya dengan bebasnya Pollycarpus Budihari Priyanto. Pada pukul 09.39 WIB, Selasa (26/12/2006), istri mendiang Munir ini pun menelepon Jubir Kepresidenan, Andi Mallarangeng. "Saya nelepon Jubir Kepresidenan pada pukul 09.39 WIB menanyakan perkembangan kasus pembunuhan Munir termasuk pembebasan Pollycarpus. Tapi dijawab pihak Jubir bahwa baru baca berita pagi ini," kata Suci dalam jumpa pers di Kantor Kontras, Jl Borobudur, Menteng, Jakarta Pusat, pukul 15.00 WIB. Pembicaraan yang berlangsung 15 menit itu pun, lanjut Suci, tidak memuaskan. Andi selalu beralasan masalah Munir merupakan urusan polisi."Saya tanya tindakan Presiden seperti apa, dijawab Jubir itu tetap urusan polisi. Lalu saya tanya lagi seperti apa, dan dijawab jangan khawatir, Presiden tetap komitmen dan tiap hari telepon Kapolri," jelas Suci.Suci masih belum merasa puas. Dia menanyakan topik yang dibicarakan dengan Kapolri. Namun Andi menjawab tidak tahu."Saya bilang ini hampir dua bulan kok Presiden belum tahu, dia pun menjawab kita tidak mau mencampuri, itu urusan Kapolri. Jawaban itu menyakitkan saya," sesal Suci.Ketidakseriusan PresidenDalam kesempatan yang sama, Komite Solidaritas untuk Munir (Kasum) menilai remisi terhadap Polly menunjukkan ketidakseriusan Presiden SBY dalam menuntaskan kasus pembunuhan Munir.Kasum juga mendesak Presiden segera membuat Tim Pencari Fakta (TPF) baru yang lebih kuat untuk membantu mengungkap kasus pembunuhan Munir. Bila tidak, Presiden bisa dinggap tidak memiliki komitmen terhadap kasus misterius itu. (mly/nrl)


Berita Terkait