Pintu Air Manggarai Siaga 4, Warga Jakarta Harus Waspada
Selasa, 26 Des 2006 12:31 WIB
Jakarta - Warga Jakarta, terutama yang wilayahnya rawan banjir, harus mulai bersiaga. Ketinggian air Sungai Ciliwung selama dua hari belakangan ini memasuki siaga 4, dengan ketinggian sudah mencapai 740 cm."Sudah seminggu ini pintu air dua-duanya dibuka karena curah hujan di Bogor tinggi," ujar operator pintu air Manggarai Adi Widodo saat ditemui detikcom di posnya, Jalan Manggarai, Jakarta Pusat, Selasa (26/12/2006).Adi memperingatkan bahwa ketinggian air kemungkinan akan terus bertambah. Puncaknya pada Januari 2007 nanti karena sesuai dengan siklus banjir besar lima-tahunan Jakarta."Dulu kan kita banjir besar tahun 1996, mulai tak terkendali lagi tahun 2002, nah ini diperkirakan tahun 2007. Curah hujan sangat tinggi sehingga sulit dikendalikan", prediksi Adi.Untuk itu petugas jaga di pintu air sudah mulai giat mengecek kondisi ketinggian air. Dalam kondisi normal, menurut Adi, ketinggian dipantau tiap satu jam. Tapi kini sudah harus diperiksa dan ditindaklanjuti tiap 15-30 menit.Ketinggian air di Sungai Ciliwung, terutama yang terpantau di pintu air Manggarai sangat ditentukan oleh curah hujan di Bogor. Adi menjelaskan bila hujan terus menerus turun lebih dari 3 jam di Bogor maka status siaga bisa mencapai Siaga 2 (850-950 cm)."Karena kita kan tergantung dari Bogor. Kalo Bogor hujan 4 jam nggak berhenti kita di sini sudah harus siap-siap tuh. Mungkin bisa siaga 2," terangnya.Tingkat kesiagaan dalam menghadapi banjir ditentukan oleh level ketinggian air. Berikut ini informasi tingkatan siaga dan tingkat ketinggian airnya.a. Siaga 4 (0-750 cm)b. Siaga 3 (750-850 cm)c. Siaga 2 (850-950 cm)d. Siaga 1 (>950 cm )Di pintu air manggarai angka penunjuk ketinggian air hanya mencapai 950 cm. Bila ketinggian sudah melebihi 950 cm maka banjir sudah pasti tidak akan terelakkan lagi. Jadi, waspadalah....!!!
(gah/nrl)











































