2 Tahun Tsunami, Mahasiswa Aceh Kecam BRR di Bundaran HI
Selasa, 26 Des 2006 11:56 WIB
Jakarta -
Peran Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi (BRR) Aceh dan Nias terus dipertanyakan. Puluhan pemuda dan mahasiswa Aceh se-Jakarta mengecam BRR yang dianggap tidak bekerja maksimal dan banyak korupsinya.Aksi mereka digelar di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Selasa (26/12/2006).Mereka mendesak pemerintah secepatnya membangun rumah yang manusiawi terhadap korban-korban tsunami dan mempercepat pemberdayaan ekonomi secara komprehensif di Aceh setelah tsunami melanda 2 tahun lalu.Mereka juga membawa spanduk berwarna hitam bertuliskan "BRR lahan korupsi baru di Aceh", "Audit dana BRR secara tuntas", dan "Refleksi 2 tahun tsunami Aceh".Sebagai tanda duka, mereka memakai kaos hitam bertuliskan "Let save Aceh with love" dan "BRR=drakula penghisap darah korban tsunami", "Bukan basa-basi, BRR hanya memperkaya diri sendiri". Selain berorasi, mereka juga membawa kotak sumbangan bagi korban bencana banjir di Aceh. Aksi mereka diamankan 20 personel polisi dari Polres Jakarta Pusat.
(umi/nrl)










































