Menkes Berharap Tenaga Medis Terampil di Arafah

Menkes Berharap Tenaga Medis Terampil di Arafah

- detikNews
Selasa, 26 Des 2006 06:04 WIB
Makkah - Pelaksanaan wukuf dan pelontaran jumrah kerap membuat jamaah haji Indonesia kelelahan. Keterampilan tenaga medis sangat dibutuhkan untuk mengurangi jatuhnya korban jiwa.Hal tersebut disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah Supari saat berkunjung ke kantor Daerah Kerja Makkah, Senin (25/12/2006) sebagaimana dilaporkan reporter detikcom di Makkah, Djoko Tjiptono."Kalau sebelum wukuf kebanyakan angka kematian timbul karena penyakit yang dibawa dari tanah air. Tapi setelah wukuf ini membutuhkan keterampilan dari para tenaga medis," kata Siti Fadilah. Meski demikian, sambung Siti Fadilah, angka kematian jamaah haji adalah sesuatu yang tidak bisa diprediksi. Dirinya hanya bisa berharap, angka kematian jamaah haji tahun ini lebih rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya."Kita tak bisa memprediksi angka kematian. Ekspektasi saya akan lebih baik dari pada tahun sebelumnya," ungkap Siti Fadillah.Siti Fadillah tiba di kantor Daker Makkah sekitar pukul 21.00 Waktu Arab Saudi (WAS) dengan mengenakan baju muslim berwarna hitam dan berkerudung batik. Kedatangan Siti Fadilah mendapat sambutan yang meriah dari ratusan petugas kesehatan yang bertugas di Makkah. Mereka berebut melakukan foto bersama dengan sang menteri. (djo/ken)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads